LAMPUNG TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Hal itu ditandai dengan peresmian sembilan Sekolah Lansia oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., didampingi Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ny. Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos., di Lapangan Kampung Tulung Kakan, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Senin (27/7/2026).
Peresmian tersebut menjadi langkah nyata Pemkab Lampung Tengah dalam memperluas program pemberdayaan lansia agar tetap sehat, mandiri, produktif, serta aktif berkontribusi di tengah keluarga dan masyarakat. Program ini juga merupakan upaya menghadirkan layanan pendidikan nonformal bagi para lanjut usia hingga ke tingkat kampung. Dengan bertambahnya sembilan Sekolah Lansia, semakin banyak warga lanjut usia yang memiliki kesempatan untuk belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup di usia senja.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada generasi muda, tetapi juga harus memberikan perhatian kepada para lansia yang telah berjasa membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Lansia merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen pemerintah dalam memastikan para lansia tetap memiliki kesempatan untuk terus berkembang.
“Peresmian sembilan Sekolah Lansia ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia. Kami ingin para orang tua tetap sehat, mandiri, produktif, memiliki semangat belajar, serta terus berkontribusi di tengah keluarga dan masyarakat. Lansia adalah aset bangsa yang harus kita hormati dan berdayakan,” ujar Komang Koheri.
Ia berharap Sekolah Lansia tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan, memperkuat aktivitas sosial, hingga mendorong lahirnya lansia yang aktif, mandiri, dan berdaya di setiap kampung.
Adapun sembilan Sekolah Lansia yang diresmikan berada di Kampung Bulu Sari, Bumi Ratu, Wates, Suka Jawa, Sidoarjo Kerto, Sukajadi, Bumi Raharjo, Bumi Rahayu, dan Sidowaras.
Sementara itu, Camat Bumi Ratu Nuban, Rikha Anatha, S.I.P., M.H., mengatakan bahwa pembentukan sembilan Sekolah Lansia merupakan tindak lanjut dari arahan Plt. Bupati Lampung Tengah agar program pemberdayaan lansia terus diperluas hingga menjangkau seluruh kampung di Kecamatan Bumi Ratu Nuban.
Menurut Rikha, keberhasilan Sekolah Lansia Kembang Tulip di Kampung Tulung Kakan menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain untuk menghadirkan layanan serupa sehingga semakin banyak lansia yang merasakan manfaatnya.
“Dengan diresmikannya sembilan Sekolah Lansia ini, kami berharap para lansia memiliki ruang untuk terus belajar, menjaga kesehatan, memperluas silaturahmi, serta menjadi teladan dan penggerak di lingkungan masing-masing. Kami siap mendukung penuh agar program ini terus berkembang di seluruh kampung,” kata Rikha.
Melalui peresmian ini, Pemkab Lampung Tengah berharap program pemberdayaan lansia dapat terus berkembang secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Indonesia Ramah Lansia (IRL) Provinsi Lampung, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lampung Tengah Helmiyati, S.Pd., S.E., M.M., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah dr. Josi Harnos, Forkopimcam Bumi Ratu Nuban, para camat se-Lampung Tengah, kepala kampung, tokoh masyarakat, serta keluarga dan peserta Wisuda Lansia Standar II Sekolah Lansia Kembang Tulip. (*adv)












