PESAWARAN-Hujan Deras Yang mengguyur Dibeberapa Daerah khususnya Desa Waylayap Kecamatan Gedong Tataan Beberapa hari silam
Mengakibatkan Sawah Yang letaknya persis Dibelakang Kantor Kementrian agama Kemenag Pesawaran Terancam
Gagal Panen, Pasalnya tembok Belakang kantor Kemenag Pesawaran Jebol Akibat Tergerus Air Bah Dan Diduga Menghantam Bagian Tembok Pembatas Hingga luluh lantak, Rabu malam ( 17/2/21) Silam.
Salah Satu Warga Yang bertani Disawah Yang terdampak Banjir Akibat jebolnya tembok pembatas Kantor kemenag berharap Agar sawah yang ia garap Dapat Perhatian Dari Pihak Kemenag
Karna Padi mereka Terancam Gagal Panen.
Sutar salah satu warga Dusun sukamaju desa waylayap yang bertani dilokasi tersebut mengatakan.
” Hari Rabu Kejadian banjir sekitar abis maghrib, kurang lebih seperempat Hektar Dan sudah habis lumayan modal mas, Dari biaya bajak, pupuk, bisa terancam Gagal panen karna sawahnya lengket sama lumpur, kata Sutar. Saat Dikonfirmasi Dikediamannya, Sabtu ( 20/2/21).
Saat Ditanya Apakah pihak Kemenag Sudah Memanggil Para petani yang terdampak banjir dirinya mengatakan bahwa pihak Kemenag Belum memanggil Dirinya.
” sama saya sih belum, tapi ga tau kalau sama yang lain – lain, ya namanya petani maunya ya panen, tapi kalau padinya rusak begini mau gimana, ucap sutar.
Masih dengan Sutar, padi nya kalau panen dalam setahun dua kali dan hasilnya bisa mencapai 1, 2 ton, dan saya juga baru kali ini sebab sawah itu punya pak udin, tadi pagi saya liat kesawah juga, ungkapnya menimpali.
Untuk Diketahui, hingga berita ini diturunkan, pihak Kemenag belum bisa dihubungi dikarenakan libur kerja, (Ndr)












