Kapolres Pesawaran Hadiri Launching KTN dan Posko Covid-19 Desa Tamansari

PESAWARAN-Kapolres Pesawaran AKBP Vero Arya Radmantyo menghadiri launching Kampung Tangguh Nusantara (KTN) dan Posko Covid-19 di Desa Tamansari, Kecamatan Gedongtataan, Rabu (24/2/2021).

Camat Gedongtataan, M Iqbal mengatakan,
suatu kebanggaan bagi kita semua launcing dan peninjauan Kampung Tangguh Nusantara di Desa Tamansari di hadiri Kapolres Pesawaran.

Dikatakannya, Kecamatan Gedongtataan juga telah membentuk Satgas Penanganan Covid-19 yang tersebar di 19 desa, bekerja sama dengan babinkamtibmas dan babinsa.

Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, mengajak semua pihak untuk berdiskusi terkait dibentuknya KTN dan Satgas covid-19

“Harapan kami apa yang kita diskusikan dapat bermanfaat untuk Kecamatan Gedongtataan, khususnya Desa Tamansari,” ujarnya.

Dijelaskanya, tahun lalu fokus pada ketahanan pangan. Namun, tahun ini fokus pada kampung tangguh tentang kesehatan yakni, penanganan covid-19.

Kendati demikian lanjut Kapolres, Gubernur lampung telah mengeluarkan surat edaran SE tentang penaganan covid-19 dan ditanggapi oleh Bupati Pesawaran.

“Covid-19 ini tidak melihat pangkat jabatan dan lainnya. Alhamdulilah saya sudah melaksanakan vaksin 2 kali dan masih diberi kesehatan, karena vaksinasi merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penularan covid-19,” tukasnya.

Dikatakan Kapolres, Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat desa memiliki peran penting yaitu, terkait pencegahan dan penanganan Covid-19, dan untuk ditingkat Kadus dan RT agar kiranya mensosialisasikan ke masyarakat untuk melakukan pencegahan di tingkat Dusun dan RT diantaranya orang yang datang dari luar daerah untuk melaksanakan Rapid Test.

Namun, kata Kapolres, perangkat Desa menangani tentang orang yg terkonfirmasi covid-19 dengan bekerja sama pihak puskesmas setempat.

“Apabila ada masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dapat dilakukan isolasi di rumah dan isolasi desa. Kecamatan Gedongtataan termasuk zona merah, namun tidak semua desa dalam zona merah,” jelasnya.

Menurut Kapolres, salah satu penyebab tertularnya covid-19 karena masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dilakukan isolasi mandiri, dan masih tinggal dengan keluarganya sehingga orang yang terkonfirmasi covid-19 untuk dilakukan isolasi di rumah dan isolasi desa.

Untuk itu, saya mengimbau agar di Posko kampung tangguh dilakukan piket.

Menurut Kapolres, kesadaran masyarakat sangat penting bagaimana untuk kembali ke zona hijau dan program kedepan tim gugus tingkat desa untuk membantu pendataan warga yang akan menerima vaksinasi.

“Mudah mudahan, Satgas covid-19 desa tamansari masih punya semangat, dan semoga apa yang telah kita lakukan diberikan kelancaran oleh Allah,” tukasnya.

Ditambahkanya, Kampung Tangguh Nusantara merupakan salah satu Program Kapolri dalam 100 hari Kerja. Dan Kampung Tangguh Nusantara bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dari penyebaran Covid-19.

Kegiatan launching KTN dan Posko Covid-19 selain dihadiri oleh Kapolres Pesawaran, Vero Aria Radmantyo SIK juga
Kasat Binmas, Iptu M. Toni, Kasat Intelkam AKP Andrianus Widanarto, Kapolsek Gedongtataan, Kompol Hapran, Camat Gedongtataan, M. Iqbal,.Danramil Gedongtataan di wakili oleh Babinsa Desa Tamansari, Pelda Ibrahim, Kanit Binmas Polsek Gedongtataan, Iptu A. Kasimudin, Panit 2 Binmas Polsek Gedongtataan, Aipda Apriliyansyah, Kepala Desa Tamansari, Pabian Jaya, Babhinkamtibmas Desa Tamansari, dan Bripka Yekti Andi Pambudi. (Rls/Ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *