Dinkes Tubaba Turunkan Tim Medis, Kunjungi Fatmawati Penderita Diabetes

TULANGBAWANG BARAT-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang Barat, langsung bergerak cepat dalam menanggapi terkait pemberitaan mengenai salah seorang warga Kelurahan Daya Murni yang mengidap penyakit diabetes yang tak kunjung sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Sekretarisnya, Eka Riana mengapresiasi awak media yang telah menyajikan informasi mengenai seorang ibu rumah tangga pengidap penyakit diabetes yang meminta uluran tangan pemerintah setempat.

“Terimakasih infonya, akan dikoordinasikan dan ditindak lanjuti,” ujar Eka Riana saat dikonfirmasi Harian Media Rakata melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (27/02/2021) malam.

Dia mengungkapkan, dirinya telah meminta pihak Puskesmas Daya Murni untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Pihak Puskesmas Daya Murni sudah saya hubungi untuk cek lapangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, diberitakan seorang ibu rumah tangga penderita penyakit diabetes, Fatmawati (44) yang bertempat tinggal di Kelurahan Daya Murni, RT 04, RW 01, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengharapkan uluran tangan pemerintah daerah setempat.

Dikatakan Badrulloh (suami Fatmawati-Red) menuturkan, Fatmawati mengidap penyakit diabetes sejak tiga tahun yang lalu. Dan hanya menjalani pengobatan seadanya dikarenakan keterbatasan ekonomi.

“Kami telah.pergi ke-beberapa tempat pengobatan, akan tetapi tidak kunjung sembuh,” ujar pria yang akrab disapa Badrul saat dikonfirmasi wartawan dikediamannya. Sabtu (27/02/2021).

Lebih lanjut, Badrul menjelaskan, dirinya pernah mendaftarkan diri untuk menjadi anggota BPJS. Akan tetapi, dikarenakan keterbatasan biaya. Dirinya pun mengurungkan niat tersebut.

“Pernah dulu mau ikut daftar BPJS. Ketika sudah saya ketahui iuran perbulannya sebesar Rp 42.000 perorang. Kan ga bisa daftar perorangan tuh, berhubung kami sekeluarga 4 orang. Dan pekerjaan saya hanya seorang buruh. Saya khawatir tidak mampu untuk membayarnya,” ungkapnya.

Untuk itu, ayah dua orang anak ini berharap agar Pemkab Tubaba, khususnya instansi terkait bisa membantunya untuk mencarikan solusi untuk kesembuhan istrinya.

“Saya sangat berharap pemerintah bisa memberikan solusi dan memfasilitasi untuk kesembuhan istri saya. Karena saya telah berusaha semaksimal mungkin. Meskipun saya memiliki keterbatasan biaya,” kata dia. (Deb/Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *