Anggota DPRD Lampung, Budhi Condrowati Sosperda di Tubaba

TULANGBAWANG BARAT-Anggota DPRD Lampung, Budhi Condrowati melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) No: 1/2016, tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan dalam pencegahan konflik di Provinsi Lampung.

Kegiatan Sosperda No: 1/2016 tersebut , digelar di Desa Gunungterang, Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Senin (15/03/2021).

Kegiatan Sosperda tersebut, dihadiri oleh Camat Dahyi Adijaya, Kapolsek AKP Ansori, Kepala Kampung Fatoni, Kelompok Tani, Karang Taruna dan aparat Tiyuh se-Gunung Terang.

Dihadapan para konstituennya, Budhi Condrowati mengatakan, Perda No: 1/2016, tentang rembug desa merupakan pedoman dalam menangani dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul di masyarakat.

Payung hukum tersebut, lanjut anggota Komisi V tersebut, telah diakomodir dalam Perda Lampung No: 1/2016, sehingga memiliki landasan hukum yang jelas dalam pencegahan dan penanganan konflik yang ada di Provinsi Lampung.

“Sosialisasi Perda ini sangatlah penting, guna mencegah terjadinya potensi konflik disekitar kita, baik konflik agama, adat maupun konflik yang lainnya,” ujarnya.

Dengan adanya Perda ini, sambung Srikandi PDI-Perjuangan Lampung tersebut, seluruh aspirasi dan keinginan dari unsur lapisan masyarakat dapat tersalurkan. Komunikasi yang baik juga sangat penting agar konflik tidak timbul ditengah masyarakat.

Anggota Bapemperda DPRD Lampung tersebut mengajak, kepada seluruh elemen masyarakat agar dalam penanganan konflik menggunakan cara-cara persuasif, musyawarah dan mufakat. Karena dengan cara sederhana dan kekeluargaan tersebut, memiliki potensi untuk menyelesaikan masalah dan mencegah terjadinya konflik berkepanjangan dikemudian hari.

“Kita dorong agar perangkat kampung, tokoh agama dan tokoh adat untuk menggunakan jalur-jalur kekeluargaan dan musyawarah dalam menangani konflik yang sedang terjadi. Ini demi meredam konflik tersebut agar tidak meluas dan menghindari tindakan anarkis dan sejenisnya di kemudian hari,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mengecek suhu tubuh setiap partisipan yang hadir.

Hal itu dilakukan demi melindungi diri seluruh masyarakat yang hadir agar tidak terdampak dan terpapar virus corona. (*/ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *