MESUJI  

Blusukan ke Mesuji, Kadis Perindag Provinsi Lampung Boyong 2 Tenaga Ahli Gubernur

MESUJI – Pastikan Bantuan tepat Sasaran dan memenuhi syarat Kepala dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Lampung, Muhammad Zimmi Skil., SE.MM. boyong dua tenaga Ahli Gubernur Lampung ke Kabupaten Mesuji jumat Sore (24/04/2026).

Kedatangan Kadis Perindag Provinsi Lampung kedesa Tanjung Mas Makmur Kecamatan Mesuji Timur bersama Tenaga Pendamping Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung Ardiansyah dan Mahendra Utama, melakukan Verifikasi Faktual lokasi calon penerima bantuan Mesin Pengering Padi, Bad Drayer

Kedatangan rombongan dari Provinsi disambut langsung oleh Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Mesuji, Sunardi SE berserta seluruh jajaran dinas Koperindag setempat.

Kadis Perindag Provinsi Lampung Zimmi Skil mengatakan kedatangannya ke Kabupaten Mesuji bersama tenaga pendamping percepatan pembangunan untuk meninjau lokasi penggilingan padi yang akan di jadikan tempat untuk mengelola mesin bantuan Bad Drayer di Desa Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur.

Dikatakannya bantuan mesin pengering Padi jagung dan Singkong (Pjs) Bad Drayer merupakan program Gubernur Lampung dalam rangka mendukung hilirisasi ketahanan pangan nasional, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu sasaran program ini adalah kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Kecamatan Mesuji Timur, ” jelasnya.

Hj Atun selalu masyarakat yang juga pengusaha beras yang ada di desa Tanjung Mas Makmur dihadapan kadis dan tenaga Ahli Gubernur mengatakan di wilayah kecamatan Mesuji timur belum ada Mesin pengering padi.

“Ya selama ini kami kesulitan untuk mengeringkan gabah jika bantuan itu diberikan ke desanya sangat besar manfaatnya sebab di Kabupaten Mesuji baru ada di Kecamatann Rawajitu utara,(Rju) “urainya.

Sebab menurut Atun selama ini dia selaku pengusaha selalu kesulitan untuk mengeringkan gabah dan harus membawa ke kecamatan Rju dan setelah kering gabah kembali dibawa pulang dan baru digiling. “Mesin kami dalam sehari mampu menggiling padi kering sebanyak 20 ton jadi mesin Bad Drayer memang sangat kami butuhkan, ” ungkapnya.

Ditempat yang sama Kadis Koperindag Mesuji Sunardi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung yang sudah mengutus tim Verifikasi Faktual yakni rombongan Kadis Perindustrian Perdagangan dan para tenaga ahli gubernur lampung.

Menurutnya, dengan adanya bantuan mesin ini bisa mengurangi keluar nya gabah petani Mesuji yang biasanya saat musim panen tiba selalu di jual habis keluar daerah kepada para tengkulak.

” Tentu dengan adanya bantuan alat ini bisa mengurangi keluarnya gabah petani Mesuji agar bisa langsung di olah dan menjadi produk siap konsumsi. Jadi kedepan petani Mesuji tidak lagi menjual gabah tapi menjual sudah menjadi beras, “harapnya .

Sementara itu Ardiansyah selaku Tenaga pendamping Percepatan pembangunan Provinsi Lampung berharap kepada penerima bantuan nantinya untuk bisa mengelola mesin bantuan dengan baik dan bisa memberikan manfaat yang besar intuk masyrakat.” Kita akan evaluasi dalam waktu 6 bulan jika tidak berjalan maka bantuan akan kita tarik dan kita alihkan ketempat yamg lain,”pungkasnya (Mis)