DAERAHTUBABA

Pemkab Tubaba Gelar Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Khatib Masjid

TULANGBAWANG BARAT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat menggelar kegiatan pembinaan dan peningkatan kualitas khatib masjid, di Sesat Agung, Komplek Islamic Center, Kelurahan Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (07/04/2021).

Kegiatan tersebut,.dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Tulangbawang Barat (Tubaba), Fauzi Hasan, Ketua DPRD, Ponco Nugroho, dan Ketua Majelis Pimpinan Pusat (MPP) Ikatan Khatib dan Masjid Indonesia (IK-DMI), M Anwar, Ketua MPW IK-DMI Lampung Ahmadimiyati serta jajaran Kepala OPD Tubaba.

Wabup Tubaba, Fauzi Hasan menyampaikan, dengan dilantiknya para khatib ini mampu menjawab permasalahan yang biasa terjadi di masjid-masjid.

“Kegiatan ini tentunya, untuk menjawab permasalah yg ada di masyarakat, Ada tiga masalah yang biasa terjadi di kalangan masjid yakni,.khatib, imam dan bilal. Biasanya para makmum masjid enggan mengisi ketiga tugas tersebut. Untuk itu, inilah tugas para khatib-khatib yang baru dilantik ini,” ujarnya.

Fauzi menambahkan, perlunya dibangun suatu sistem agar kedepannya tiga hal ini perlu ditingkatkan. Baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Saya harap para khatib, meningkatkan kualitasnya. Baik itu pelafalan Al-Qur’an atau hal lain dalam konteks keagamaan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Bagian Kabag Kesra Tubaba, Nurkholis Majid selaku Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan, selain untuk menjaring para khatib yang berbakat, kegiatan itu juga bertujuan agar para khatib itu nantinya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keagamaan yang sesuai dengan ketentuan Al-Qur’an dan hadist.

“Kegiatan ini juga dalam rangka melakukan pencegahan dan penangkalan paham radikal di tengah kemajemukan masyarakat,” kata Nurkholis.

Kedepannya, setelah para khatib ini akan kita seleksi lagi kompetensinya. Yakni, dengan program Akademi Khatib Indonesia (AHI) yang akan kita laksanakan.

“Setelah ini, kami akan menyelenggarakan program AHI. Jadi pada saat pelaksanaannya nanti, langsung praktek. Bagaimana intonasinya, mental dan kualitas. Jadi bukan hanya teks saja,” pungkasnya. (Deb/Jim)

Comment here