LAMPUNG BARAT-Tahun ini, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), akan membangun 12 titik saluran irigasi, yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pembangunan 12 titik saluran irigasi sumber dana APBN tahun 2021 dari tugas pembantuan (TP) Pemerintah Pusat tersebut, akan dibangun di Kecamatan BNS 2 lokasi di Pekon Suoh, Kecamatan Suoh 3 lokasi yakni, Pekon Tuguratu, Sumberagung, dan Roworejo.
Kemudian, Kecamatan Tebu 4 lokasi yakni, Pekon Muarabaru, Muarajaya 2, Ciptamulya, dan Muarajaya 1, Kecamatan Batu Brak 1 lokasi yakni, Pekon Canggu, Kecamatan Sukau 1 lokasi di Pekon Pagardewa, dan Kecamatan Lumbokseminung 1 lokais di Pekon Lumbok.
Kasi Lahan dan Irigasi DTPH Kabupaten Lambar, Ferdi Niarta mendampingi Kepala DTPH Rusdi menjelaskan, setiap tahun Lambar dapat alokasi untuk pembangunan saluran irigasi tersebut.
“Kami hanya mengatur penempatan lokasi atau lahannya, sedangkan pelaksana kegiatan dari Provinsi Lampung,” jelas Ferdi, Rabu (14/4/2021).
Menurutnya, setiap unit lahan yang dibutuhkan 50 hektare, sehingga total lahan untuk pembangunan saluran irigasi tersebut 600 hektare, dan langsung ke lahan sawah garapan para petani.
Dikatakan Ferdi, tahun 2021 berbeda dengan tahun 2020. Karena, Lambar pada tahun 2020 hanya mendapat 300 hektare, dan tahun ini mendapat 600 hektare.
“Alhamdulillah tahun ini, untuk pembangunan saluran irigasi dari pemerintah pusat mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” ujar Ferdi.
Ditambahkannya, pembangunan saluran irigasi tersebut mulai dilaksanakan pada 17 Maret dan akan selesai pada 17 Juli 2021, dan dilakukan serentak. Namun, masih ada dalam pekerjaan persiapan material. (Ronal)












