Pemkab Tuba Gelontorkan Dana Rp1,1 Miliar Bangun Jembatan Gantung Sungai Burung

TULANG BAWANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang menggelontorkan dana sebesar Rp1,1 miliar untuk perbaikan Jembatan Gantung Sungai Burung, Kecamatan Denteteladas kabupaten setempat.

Perbaikan jembatan gantung yang telah berusia 10 tahun itu, menggunakan APBD Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) tahun 2021.

Jembatan Gantung Sungai Burung sepanjang 60 meter tersebut, merupakan akses penghubung antar dusun 1 dengan dusun 2 Kampung Sungai Burung, dan menjadi objek vital karena akses darat satu-satunya ketika anak-anak menuju sekolah.

“Jembatan gantung itu, kami renovasi agar mempermudah akses siswa-siswi hendak berangkat sekolah dan masyarakat setempat,” jelas Bupati Tuba, Winarti, Rabu (7/7/2021).

Menurut dia, pembangunan jembatan penghubung wilayah perairan itu tetap mengutamakan konsep kearifan lokal masyarakat setempat, dan tidak menghilangkan nilai estitika konsep awal jembatan.

“Pembangunannya, tetap mengadopsi bangunan awal jembatan. Kami tetap pertahankan konsep jembatan gantungnya sedikit dimodifikasi, strukturnya diberi tiang pancang, karena selain menjadi akses transportasi juga menjadi icon Tuba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Tuba, M Puncak Stiawan menjelaskan, pembangunan jembatan sepanjang 60 meter lebih itu menghabiskan dana Rp1,1 miliar dan dijadwalkan selesai September tahun 2021.

“Hasil dari peninjauan pembangunan sudah masuk 20 persen, dan bulan di September sudah bisa dilalui,” kata Puncak.

Ia juga mengingatkan, pemenang proyek agar dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi, sehingga ketahanan jembatan penghubung itu dapat dirasakan masyarakat.

Ditempat yang sama, Kepala Kampung Sungai Burung, Asnur Alamsyah mengatakan, jembatan gantung itu menghubungkan masyarakat Dusun 1 dengan Dusun 2.

“Ini akses darat satu-satunya, yang dilalui anak-anak dari Dusun 1 ketika hendak ke sekolah yang berada di Dusun 2. Dan, warga di Dusun 1 jumlahnya mencapai 100 kepala keluarga,” ujar Asnur.(Dede/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *