Wabup Lampung Barat Harapkan OPD Bersinergi

LAMPUNG BARAT-Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat, Mad Hasnurin membuka rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan Pembangunan (POKP) tahun 2021, Rabu (15/12/2021).

Wabup Lampung Barat (Lambar), Mad Hasnurin mengatakan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat bersinergi dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah sesuai bidang tugas, fungsi dan kewenangannya masing-masing.

“Dengan komunikasi, dan koordinasi yang baik serta semangat kerja yang tinggi, mudah mudahan kita dapat mencapai hasil kerja yang memuaskan,” ujarnya.

Menurut Mad Hasnurin, salah satu upaya yang ditempuh adalah melakukan pengendalian kegiatan yang dilaksanakan secara internal oleh masing-masing pimpinan OPD, selaku pengguna anggaran.

“Jadi yang perlu dipahami, bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan merupakan mata rantai, yang saling berkesinambungan,” tukasnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, aktivitas pengendalian tidak hanya dilakukan dalam bentuk rapat, melainkan dalam bentuk-bentuk lain. Seperti, konsultasi dan koordinasi yang secara keseluruhan ditujukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan yang sudah direncanakan.

“Pertengahan tahun ini, telah terjadi refocusing anggaran. Jadi, saya tekankan kepada seluruh kepala OPD untuk tetap melaksanakan program, dan kegiatan yang mengacu pada anggaran kas yang telah di rencanakan,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam rapat koordinasi (Rakor) POKP tersebut, Wabup Lambar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah OPD dengan tiga kategori, yaitu, kategori dinas, badan dan kecamatan.

Untuk kategori dinas terbaik I diraih oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan nilai 818, terbaik II diraih oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dengan nilai 814, dan terbaik III diraih oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan nilai 804.

Sementara, untuk kategori badan terbaik I diraih oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Alimudin Umar dengan nilai 564, terbaik II diraih oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Manusia (BKPM) dengan nilai 542, dan terbaik III diraih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan nilai 420.

Kemudian, kategori kecamatan terbaik I diraih oleh Kecamatan Kebun Tebu dengan nilai 470, terbaik II diraih oleh Kecamatan Sumberjaya dengan nilai 436, dan terbaik III diraih oleh Kecamatan Batu Brak dengan nilai 386.
(Ronal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *