BANDAR LAMPUNG

Pasca Relokasi PKL, Suasana Kios Pasar Bambu Kuning Masih Sepi

BANDAR LAMPUNG-Suasana terlihat lengang pasca pembongkaran lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bukit Tinggi dan Jalan Batu Sangkar, Kamis (30/12/2022) lalu, nampak terlihat okasi yang awalnya riuh hiruk-pikuk pedagang, kini bersih dan sisa-sisa tumpukan matrial lapak pun sudah bersih.

Namun, petugas Satpol PP Kota Bandar Lampung, nampak masih berjaga-jaga di areal tersebut dan kemungkinan di tepi Jalan Bukit Tinggi, akan digunakan menjadi tempat parkir kendaraan meski belum diaspal.

Akan tetapi, masih ada juga pedagang yang berjualan menggunakan gerobak, berjualan buah-buahan duku dan pedagang bunga plastik di samping pagar Bank Mandiri.

Saat memantau ke Lantai II Pasar Bambu Kuning (BK), ruko-ruko tertutup atau kosong yang tertempel kertas bertuliskan disewakan maupun di jual masih menghiasi lantai tarsebut, yang disiapkan menjadi tempat relokasi PKL Jalan Bukit Tinggi.

Demikian juga di lantai II sendiri masih terdapat banyak pedagang yang mayoritas merupakan pedagang pakaian maupun penjahit. Sedangkan untuk lantai tiga sendiri hanya  terdapat kantor bertuliskan UPT Pasar Bambu Kuning Trade Centre.

Tidak ada sama sekali pedagang yang berdagang di Lantai III tersebut, hanya ada lantai luas berbarut keramik berwarna putih yang kusam akibat tertempel beragam debu. Serta, pelapon yang terbuat dari triplek pun mukai pada jebol.

Menurut salah seorang pedagang di Lantai II yang enggan disebutkan namanya, mengaku kios di lantai tersebut masih banyak kosong, lantaran terdampak pandemi Covid-19, begitu juga disinggung terkait PKL yang direloksi ke lantai tersebut.

“Ya sepi, gak ada yang mau ini karena pandemi, kalau sebelum pandemi ramai yang berdagang dan ada saja yang membeli,” ujarnya saat tengah mengambil barang dari dalam kiosnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Iwan Gunawan mengatakan, dihaknya sesegara mungkin akan mengaspal jalan bekas lapak PKL. Sedangkan, untuk pembuatan trotoar dan drainase telah masuk program kerja Dinas PU.

“Kalau aspal sesegara mungkin kita aspal, sedangkan untuk pembuatan trotoar dan drainase sudah masuk program kerja kita,” ucapnya. (*/ron)

Comment here