DAERAHHUKUMLAMPUNG BARAT

Gelar Konferensi Pers, Polres Lambar Ungkap 13 Kasus Awal Tahun 2022

LAMPUNG BARAT-Awal Tahun 2022 Polres Lampung Barat (Lambar) Gelar Konferensi Pers terkait pengungkapan beberapa kasus selama awal tahun 2022 yang dilaksanakan di depan lapangan polres Lambar, Selasa (12/01/2022).

Diketahui awal 2022 yang belum genap satu bulan ini Polres Lambar berhasil mengungkap beberapa kasus tak terkecuali kasus yang sempat viral di masyarakat yakni pencabulan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di wilayah hukum Polres Lambar.

Pada konferensi pers tersebut tercatat sebanyak 13 orang tersangka kejahatan dengan 13 kasus yang berbeda yang berasal dari 5 polsek yang masih dibawah naungan Polres Lambar.

Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman mengatakan, dari 13 kasus dengan 13 tersangka tersebut diantaranya, kasus Curat 5 kasus dengan 4 tersangka, kasus penggelapan 3 kasus dengan 3 tersangka, kasus persetubuhan terhadap anak 3 kasus dengan 3 tersangka, kasus pencabulan terhadap anak 1 kasus dengan 1 tersangka, kasus pengeroyokan 1 kasus dengan 2 tersangka.

“Untuk kasus yang sempat viral kemarin di masyarakat yakni kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur dengan pelaku nya adalah seorang guru SD sekaligus guru ngaji di kecamatan Lemong Pesisir Barat pelakunya yakni BH (39) warga kecamatan Lemong kabupaten Pesisir Barat,” jelasnya.

Perkara ini sendiri kata dia, menurut pengakuan dari tersangka sudah lebih dari 10 kali dilakukan oleh tersangka, atau kurang lebih 14 orang korban dengan dua korban yang sudah melapor sampai saat ini.

“Modus pelaku ini adalah dengan cara mengecek fisik korban terlebih dahulu, termasuk alat kelamin pada korban, karena di iming-iming akan dimasukan menjadi seorang paskibraka, bejatnya lagi pelaku melancarkan aksinya di rumah pelaku dan disekolah tempat pelaku mengajar,pelaku sudah melakukan aksinya tersebut sejak Maret 2019, hingga Desember 2021,” jelas Kapolres.

“Untuk kasus ini sendiri kami juga sudah bekerja sama dengan lembaga perlindungan anak untuk mendampingi dalam kasus tersebut,” tambahnya.

Dari 13 kasus tersebut lanjutnya, anggota polres Lambar berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang dimana barang bukti tersebut berbeda-beda atau sesuai dengan perkara masing-masing tersangka.

“Untuk barang bukti yang berhasil kami amankan dari 13 tersangka tersebut diantaranya lebih kurang sebanyak 35 handphone, satu unit sepeda motor merk beat, dan beberapa pakaian korban dalam kasus pencabulan, dan kotak amal beberapa botol parfum dalam kasus pembobolan,” pungkasnya. (Hendri)

Comment here