Tahun Ini, Tak Ada Tiyuh Tertinggal di Tubaba

Kadis PMDT Kabupaten Tulangbawang Barat, Sofiyan Nur. (foto: ist)
Kadis PMDT Kabupaten Tulangbawang Barat, Sofiyan Nur. (foto: ist)

TULANGBAWANG BARAT-Tahun 2022 sebanyak 93 Tiyuh di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dinyatakan bersih dari kategori desa tertinggal atau sangat tertinggal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Tubaba, Sofiyan Nur mengatakan, hal tersebut berdasar Keputusan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendes PDTT) No: 80/2022, tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa.

Menurut Sofiyan, dengan adanya keputusan terbaru pada tahun 2022 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, menjadi kabar baik dan capaian yang sangat positif bagi Pemerintahan di Kabupaten Tubaba.

“Tahun 2022 ini, dari 93 Tiyuh yang ada di Tubaba, 1 Tiyuh telah ditetapkan berstatus Mandiri, 28 Tiyuh berstatus Maju, dan 64 Tiyuh berstatus Berkembang,” Kata Sofiyan, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan selulernya, Rabu (13/07/2022).

Sebelumnya, lanjut Sofiyan, pada tahun 2017, terdapat 14 tiyuh kategori tertinggal di Tubaba, salah satunya Pagar Dewa, dan sampai dengan 2022 ini telah berhasil dapat ditingkatkan statusnya menjadi Tiyuh Berkembang. Jadi, Kabupaten Tubaba tidak ada lagi tiyuh tertinggal ataupun sangat tertinggal.

“Tidak adanya lagi Desa sangat tertinggal maupun tertinggal di Tubaba ini sesuai dengan target capaian kinerja dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tubaba tahun 2017-2022,” kata dia.

Sofiyan optimis pihaknya akan terus mendorong percepatan pembangunan Tiyuh, sehingga semuanya nanti dapat menjadi Tiyuh Mandiri seperti yang saat ini menjadi percontohan, yakni Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah yang telah ditetapkan berstatus Mandiri.

“Kedepan tentunya kita berharap status tiyuh di Kabupaten Tubaba ini dapat terus meningkat hingga semuanya menjadi Desa Mandiri yang mempunyai berbagai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas atau transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum yang bagus, serta penyelenggaraan Pemerintahan yang sudah sangat baik, untuk menuju Indonesia yang lebih Maju,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *