DAERAHHUKUMLAMPUNG TENGAH

Kanit Reskrim Polsek Gunungsugih Pimpin Penangkapan 4 Tersangka Penganiayaan

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SIK. (foto: ist)

LAMPUNG TENGAH-Penganiayaan yang dilakukan oleh lima orang pelaku, terhadap seorang korban dipicu persoalan uang Rp5 ribu.

Hal itu dijelaskan oleh Kapolsek Gunungsugih, AKP Wawan Budiarto mewakili Kapolres Lampung Tengah (Lamteng), AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SIK

Menurutnya, dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh lima orang pelaku RS, AS, FP, GS dan TN (DPO), kelimanya warga Buyut Ilir Kecamatan Gunungsugih Kabupaten Lamteng.

Sedangkan korbanya adalah MI (20), warga Jalan Pemuda Kelurahan Gunungsugih Kabupaten Lamteng.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat korban usai menjemput ibunya yang pulang dari mengajar di salah satu sekolah dasar (SD), Rabu (24/8//2022) sekira pukul 10.30 WIB.

“Saat melewati jembatan Way Bulu korban dimintai uang penyeberangan sebesar Rp5 ribu oleh para pelaku, ” jelasnya.

Setelah lanjut Kapolsek ketika korban selesai melewati jembatan darurat penyeberangan tiba-tiba datang laki-laki yang dkenal meminta uang lagi kepada korban.

“Tetapi tidak korban berikan karena korban sudah membayar akan tetapi tiba-tiba laki-laki itu langsung meninju muka dan bibir korban sehingga mengalami luka di bibir, ” terangnya.

Akibat pukulan tersebut, kata Kapoksek korban jatuh tersungkur, disaat itu juga seorang pelaku mengiinjak di bagian perutnya.

“Lalu tangan kiri dan kanan korban dipegang, sehingga seluruh pelaku memukul korban, ” katanya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami sakit di bibir, perut, serta memar. Tidak Terima dengan kekerasan yang dialaminya korban melaporkan ke Polsek Gunungsugih guna ditindaklanjuti secara hukum.

Kapolsek Gunungsugih, AKP Wawan Budiarto mengatakan, setelah menerima laporan dari korban, pihaknya memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil olah TKP polisi berhasil mengidentifikasikan identitas para pelaku.

Dibawah Pimpinan Kanit Reskrim Polsek Gunungsugih Bripka Sefri Arisandi yang di back up Tekab 308 Presisi Polres Lamteng berhasil mengamankan empat orang pelaku.

“Empat orang pelaku penganiayaan di jembatan Way Bilu Buyut Ilir berhasil diamankan. Sedang, seorang pelaku berhasil kabur,” katanya.

Saat para pelaku diamankan di Mapolres Lamteng, guna pengembangan lebih lanjut para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana.(Gunawan)

Comment here