LAMPUNG BARAT – Salah seorang warga Pemangku Limau Kunci, Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Mad Darus Bin Parian (47), dilaporkan tak kunjung pulang sejak, Minggu (05/02/2023) yang diketahui pamit pergi memancing atau memikat burung sekira pukul 07:00 WIB.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban, Selain tim SAR BPBD, tampak personel Babinsa, Bhabinkamtibmas, Petugas TNBBS, organisasi RAPI, relawan pekon serta masyarakat juga turut melakukan pencarian.
Kepala pelaksana BPBD Lambar, Padang Prio Utomo mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga dan aparat pekon setempat, Mad Darus sempat bertemu dan bertegur sapa dengan salah satu warga setempat yakni Karsono yang saat itu hendak berangkat ke sawah di Pemangku Limau Kunci untuk memancing atau kemungkinan pergi memikat burung.
“Selanjutnya di malam harinya sekitar pukul 22:00 WIB tetangga korban mengetahui bahwa korban belum juga pulang, kemudian tetangganya ini langsung memberitahu ke orang tua dan istri korban dan hingga hari ini korban belum juga kembali,” jelasnya.
Menurut keterangan keluarga, saat pergi, korban memakai baju kaos lengan panjang warna putih, celana dasar panjang warna hitam, memakai sepatu kebun merk tayoko dan topi warna hitam dengan ciri-ciri fisik warna kulit sawo matang, tinggi badan sekitar 165 CM, berat badan sedang dan berkumis.
“Berdasarkan laporan itu hari ini tim SAR BPBD dan petugas gabungan memulai pencarian dengan membagi sebanyak dua tim, yakni tim pertama terdiri dari masyarakat pemangku Limau Kunci yang melakukan penyisiran dari Pemangku Limau Kunci menuju kearah Way Sepunti, Pekon Kubu Perahu,” paparnya.
Selanjutnya, tim kedua terdiri dari SAR BPBD dan Tim TNBBS melakukan penyisiran dari Way Sepunti, Pekon Kubu Perahu menuju ke arah Pemangku Limau Kunci.
“Apabila belum ada perkembangan hingga besok pagi (1×24 jam) akan dilakukan pengerahan pasukan dan peralatan lengkap untuk melakukan proses pencarian kembali,” pungkasnya. (*/Hendri)












