LAMPUNG TENGAH – Kembali torehkan prestasi, Polres Lampung Tengah (Lamteng) sabet juara satu pada perlombaan film pendek yang berjudul Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TP-TKP) yang digelar oleh Polda Lampung dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara Ke-77.
Piagam penghargaan peraih juara pertama pada perlombaan film pendek tersebur diserahkan langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Helmi Santika kepada Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya di Mapolda Lampung, Sabtu (01/07/2023).
Sebelumnya, jajaran Polres Lamteng juga menyabet juara satu pada operasi Antik dan Sikat Krakatau 2023.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP Edi Qorinas, tujuan digelarnya perlombaan film pendek dengan judul TP TKP tersebut, untuk mensuport Personil dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri yang sigap cepat dan tepat dalam melayani masyarakat.
Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas mendampingi Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, mengatakan pihaknya kembal menorehkan sejarah memborong nyaris seluruh juara satu disetiap event dijajaran Polda Lampung.
Salah satunya lomba vidio pendek berdurasi 19 dengan judul TP TKP, dengan penanggung jawab Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Produser AKBP.doffie Fahlevi Sanjaya dan disutradarai oleh Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas.
Kemudian Pelaksana dilapanngan :Aipda Heri Yansah, Cameraman : Popo,Sally
Editing : Popo
Selanjut para Pemeran dalam Film TP TKP yakni, Eko, Tia, Papi Gun, meraih juara pertama menyisihkan film dari polres lainya.
Film tersebut Kata Kasat Reskrim yang segera berpindah tugas menjadi Kapolsek Terbanggi Besar Polres Lamteng, juga melibatkan ,Tim shabara, Tim comen center,Tim dokter Tim inavis, mengisahkan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), disalah satu rumah warga yang mengakibatkan suami korban meninggal dunia karena mengalami luka tikam senjata tajam dibagian perut.
“Sementara istri korban mulutnya dibekap makai lakban dan tangan diikat juga menggunakan lakban, ” ujarnya.
Korban bisa terlepas ikatan lakbanya berkat pertolongan seorang pencari rumput yang kebetulan ada disekitar rumah korban.
Berkat kesigapan petugas sentra pelayanan kepolisian (SPK) saat menerima laporan melalui layanan calk centre 110. Yang ditindak lanjuti oleh Unit Inavis dan Sat Reksim.
“Sehingga berkat kesigapan petugas polisii dalam waktu cepat mampu mengidentifikasi pelaku melalui rekam sidik jari. Hanya dalam waktu singkat pelaku berhasil dibekuk petugas, ” jelasnya.
Semoga Fil tersebut bukan saja hanya sebagai tontonan belaka namun diaplikasi oleh anggota yang bertugas pada saat menerima laporan dari masyarakat.
“Sekelumit ganbaran kisah dalam film pendek berdurasi 19 menit tersebut yang memenangkan lomba TP TKP yang digelar Polda Lampung dalam rangka HUT Bhayangkara ke 77,” pungkasnya. (*/Gunawan)












