LAMPUNG TENGAH– Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Tengah gelar Kajian Parenting 2026 Di SD IT Amanahmu Sidoluhur Kecamatan Bangunrejo.
Digelarnya kajian Parenting tersebut dalam rangka memberikan edukasi dan sosialisasi terkait dengan pengasuhan anak.
Kajian Parenting yang di gelar di SD IT Amanahmu Sidoluhur, dengan mendatangkan pemateri senior Ketua Lembaga Perlindungan Anak kabupaten Lampung Tengah Eko Yuono.
Menurut Kepala Sekolah SD IT Amanahmu, Frendi Slamet Riyanto Spd acara Parenting ini ditujukan dan ditekankan kepada orang tua wali untuk lebih memahami dan mengerti tentang bagaimana mendidik dan pola cara asuh anak.
Karena itu peserta Kajian Parenting adalah wali murid agar memahami pola dan cara mengasuh.
“Acara ini di ikuti oleh seluruh wali murid kelas 1-6, yang berjumlah 173 Wali murid,” jelasnya.
Sementara Ketua LPA Eko Yuono, mengajak orang tua wali murid SD IT Amanahmu, agar lebih memperhatikan, dan memberikan pola asuh anak yang lebih maksimal.
Mengapa begitu? Karena menurut ketua LPA, banyak wali murid yang kurang paham dengan pola cara asuh.
“Karena kami melihat banyak orang tua hari ini yang tidak dan kurang paham bagaimana mengasuh anak,” katanya.
Yang kami lihat hari ini, sambung Eko Yuono, banyak orang tua murid, lebih maksimal untuk mencari ekonomi, ketimbang untuk memaksimalkan pengasuhan.
“Terkadang teledor sehingganya banyak anak-anak yang bermasalah dengan hukum baik menjadi tersangka maupun korban,” terangnya .
Menurut Eko Yuono generasi GEN Z, saat ini perlu ditanamkan Akhlakul Kharimah, serta pendidikan karakter.
“Kita paham bahwa anak-anak GEN Z hari ini perlu sekali di tanamkan beberapa hal; misalnya Akhlakul Kharimah, pendidikan yang mulia serta pendidikan karakter dan beberapa hal yang memang di perlukan untuk anak-anak GEN Z,” tegasnya. (Gunawan).












