Tanggamus – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus berlangsung meriah dan penuh warna. Tradisi Pangan Balak sukses menjadi pusat perhatian dalam gelaran Tanggamus Expo 2026 yang digelar Pada Jumat (10/4/2026). kemarin
Sejak pagi hari, ribuan warga dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi acara. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, terutama saat prosesi Pangan Balak dimulai. Tradisi khas Lampung ini menghadirkan nuansa kebersamaan yang kental, sekaligus menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Sebanyak 20 kecamatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menampilkan kekompakan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Tanggamus. Tidak hanya warga lokal, sejumlah pengunjung dari luar daerah juga terlihat hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan tersebut.
Selain Pangan Balak, Tanggamus Expo 2026 juga diramaikan dengan pameran pembangunan daerah, deretan stan UMKM, hingga pertunjukan seni dan budaya yang memukau.
Berbagai produk unggulan lokal turut dipamerkan, memberikan ruang promosi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Minggu (12/4/2026).
Menariknya, tradisi Pangan Balak kini semakin mendapat perhatian luas setelah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada Desember 2025. Status ini semakin mengukuhkan nilai penting tradisi tersebut sebagai identitas budaya daerah.
Momentum HUT ke-29 ini menjadi bukti bahwa Tanggamus tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan, tetapi juga tetap menjaga dan melestarikan budaya leluhur. Pemerintah daerah pun berharap, tradisi seperti Pangan Balak dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari jati diri masyarakat.
Dengan kemeriahan yang terus terasa hingga penutupan acara, Tanggamus Expo 2026 dipastikan menjadi salah satu perayaan paling berkesan tahun ini. (*)












