Bandar Lampung — Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir terus dilakukan Kelurahan Kemiling Permai melalui kegiatan rutin “Jumat Bersih” yang digelar setiap pekan. Pada Jumat (1/5/2026) pagi, puluhan aparatur kelurahan bersama warga turun langsung membersihkan Talud Ragom Gawi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dipusatkan di talud yang selama ini kerap mengalami pendangkalan akibat tumpukan lumpur dan sampah. Dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop, peserta bahu-membahu mengangkat endapan tanah serta membersihkan aliran air agar kembali lancar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kemiling Permai, Parlindungan Pane, S.Sos., didampingi Sekretaris Lurah Gunawan IB, S.E., serta seluruh kepala lingkungan, ketua RT, dan anggota Linmas Kelurahan Kemiling Permai. Kehadiran unsur aparatur ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Lurah Kemiling Permai, Parlindungan Pane, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Menurutnya, persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut erat kaitannya dengan kondisi saluran air yang tersumbat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan aliran air tetap lancar sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” ujar Parlindungan Pane di sela kegiatan.
Ia menambahkan, gotong royong menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. Pemerintah kelurahan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap minggu agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain membersihkan saluran, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara warga dan aparatur. Dengan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, diharapkan potensi banjir dapat diminimalkan, khususnya saat musim hujan.

Program Jumat Bersih di Kelurahan Kemiling Permai menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan. (Megi)












