Bupati Way Kanan Resmikan Porkab Cabang Olahraga Pencak Silat

Way kanan-Pemerintah Kabupaten Way Kanan resmi membuka Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tingkat Kabupaten Way Kanan Cabang Olahraga Pencak Silat. Rabu, (03/06/2026)

Pada ajang seleksi tersebut diharapkan menjadi jembatan emas bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakat terbaik mereka demi membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Dalam hal itu, Bupati Way Kanan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, KONI, serta Pengkab IPSI Way Kanan atas kerja keras mereka dalam menyelenggarakan kegiatan seleksi ini.

Bupati menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga fisik untuk meraih medali belaka. Lebih dari itu, pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang sarat akan nilai-nilai budi pekerti, mental spiritual, bela diri, dan seni.

Melalui ajang Porkab ini, pemerintah tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga berupaya melestarikan jati diri bangsa.

“Kegiatan Seleksi PORKAB ini merupakan momentum yang sangat penting bagi dunia olahraga di Kabupaten Way Kanan, khususnya cabang olahraga Pencak Silat,” kata Bupati Way Kanan.

Juara dari even ini nantinya akan mendapatkan kehormatan untuk mewakili Kabupaten Way Kanan di tingkat Provinsi Lampung, baik dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun ajang tingkat Nasional.

Untuk menjamin kualitas seleksi yang adil, Bupati berpesan khusus kepada tim pemandu bakat, tim penilai, dan para wasit/juri agar menjalankan tugas dengan seadil-adilnya dan seprofesional mungkin. Langkah ini penting agar kontingen yang dikirim benar-benar siap secara fisik, teknik, dan mental untuk membawa pulang medali emas ke bumi Bami Ramik Ragom.

Sementara itu, kepada para atlet pencak silat yang bertanding, Bupati mengingatkan untuk senantiasa memegang teguh filosofi dasar seorang pesilat, yakni “Semakin berisi, semakin merunduk”.

Para peserta diminta untuk tidak sombong saat meraih kemenangan dan tidak patah arang jika belum berhasil, serta selalu menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Menurutnya, menjaga persaudaraan dan kehormatan di atas matras adalah hal yang paling utama. (Muslimin)