TULANG BAWANG BARAT – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memaparkan sejumlah program penataan dan peningkatan fasilitas Pasar Daya Murni sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pasar daerah yang bersumber dari pendapatan retribusi pasar.
Kepala Dinas Koperindag Tubaba, Achmad Nazaruddin, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mengalokasikan anggaran secara bertahap guna meningkatkan kenyamanan dan fasilitas bagi para pedagang maupun pengunjung pasar.
Menurutnya, pada Tahun Anggaran 2025, Pasar Daya Murni telah mendapatkan alokasi kegiatan berupa pembangunan drainase di sekeliling area pasar serta perbaikan areal parkir melalui pemasangan paving blok.
“Pada tahun 2025, Pasar Daya Murni memperoleh alokasi kegiatan berupa pembuatan drainase di sekeliling pasar dan perbaikan area parkir dengan paving blok. Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan mendukung aktivitas perdagangan di pasar,” ujar Achmad Nazaruddin kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Ia menambahkan, pada Tahun Anggaran 2026, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Pendapatan yang telah digelar beberapa pekan lalu, tim anggaran menyepakati rehabilitasi atap Pasar Daya Murni secara bertahap.
“Untuk tahun 2026 ini, alokasi kegiatan yang telah disepakati adalah rehabilitasi atap pasar secara bertahap, khususnya pada area pasar daging dan ikan yang dinilai membutuhkan penanganan lebih dahulu,” jelasnya.
Sementara itu, untuk tahun 2027 mendatang, pemerintah daerah berencana memprioritaskan rehabilitasi atap pada kawasan pertokoan yang berada di lingkungan Pasar Daya Murni.
Selain pembangunan fisik, Koperindag juga akan mengalokasikan anggaran perawatan rutin dan berkala bagi seluruh pasar daerah yang berada di bawah pengelolaan dinas tersebut.
Achmad menegaskan, sebagai organisasi perangkat daerah yang mengelola tiga pasar daerah di Tubaba, pihaknya memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga tata kelola pasar, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di dalam pasar.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan pasar daerah. Kritik dan saran dari masyarakat maupun pedagang menjadi masukan penting bagi kami untuk melakukan perbaikan dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan masukan terkait kondisi pasar. Menurutnya, partisipasi publik menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pasar yang tertata, bersih, dan nyaman sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. (Jim)












