Produksi Perikanan Tanggamus Terus Tumbuh, Pematang Sawa Kokoh sebagai Sentra Ubur-Ubur

Tanggamus Lampung– Sektor perikanan Kabupaten Tanggamus terus menunjukkan kinerja positif dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Peningkatan produksi terjadi baik pada sektor perikanan tangkap maupun budidaya, yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat pesisir dan pembudidaya ikan di berbagai kecamatan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma Setiawan, mengatakan bahwa berdasarkan data produksi perikanan, tren pertumbuhan sektor perikanan di Tanggamus terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Perikanan tangkap memiliki tren peningkatan setiap tahunnya. Begitu juga sektor budidaya yang hampir setiap tahun mengalami peningkatan produksi,” kata Darma, Senin (22/6/2026).

Pada sektor perikanan tangkap, komoditas unggulan yang menjadi penyumbang terbesar produksi meliputi ubur-ubur, ikan tongkol, layang biru, kembung, selar kuning, dan nibung. Di antara komoditas tersebut, ubur-ubur menjadi salah satu hasil tangkapan yang menonjol dan memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi perikanan daerah.

Kecamatan Pematang Sawa kini dikenal sebagai sentra produksi ubur-ubur di Kabupaten Tanggamus. Sementara itu, Kecamatan Kota Agung dan Limau menjadi wilayah utama penghasil ikan tongkol, layang biru, kembung, serta selar kuning.

Di sektor budidaya, komoditas unggulan yang terus berkembang terdiri atas udang vaname, ikan nila, lele, dan gurame. Kecamatan Limau dan Cukuh Balak menjadi sentra budidaya udang vaname, sedangkan Kecamatan Pugung dan Pulau Panggung dikenal sebagai penghasil ikan nila. Adapun Kecamatan Sumberejo berkembang sebagai sentra budidaya ikan gurame.

Menurut Darma, capaian produksi perikanan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), hingga ketersediaan benih berkualitas. Selain itu, ancaman hama dan penyakit ikan juga menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh para pelaku usaha perikanan.

Untuk menjaga tren pertumbuhan tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus terus menggulirkan program pengelolaan dan pemberdayaan pembudidaya ikan kecil melalui bantuan sarana dan prasarana budidaya.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha perikanan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

“Pemberian bantuan sarana dan prasarana budidaya diharapkan dapat menjadi stimulus peningkatan produksi sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan pembudidaya ikan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga menegaskan komitmennya dalam mendorong pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi dan kelestarian sumber daya perikanan, sehingga sektor ini dapat terus menjadi andalan pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang. (*)