Pemkab Tanggamus Resmikan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, Perkuat Akses Kesehatan Wilayah Kepulauan

Tanggamus Lampung– Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan layanan kesehatan dengan meresmikan Puskesmas Rawat Inap di Pulau Tabuan, Kecamatan Cukuhbalak.

Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat akses pelayanan bagi masyarakat pesisir, kepulauan, dan daerah terpencil.

Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Menurutnya, kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan terbatasnya pelayanan kesehatan bagi warga.

“Pemerintah harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tantangan geografis justru menjadi dorongan bagi kami untuk memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas,” tegas Saleh Asnawi.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat Pulau Tabuan harus menempuh perjalanan laut selama satu hingga dua jam untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih lengkap. Dengan beroperasinya puskesmas rawat inap tersebut, masyarakat kini dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan optimal di wilayahnya sendiri.

“Puskesmas ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kehadiran pemerintah dan bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat kepulauan. Fasilitas ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain peresmian puskesmas, Pemkab Tanggamus juga mencatat capaian signifikan dalam pembangunan sektor kesehatan. Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus berhasil menyelesaikan pembangunan dan rehabilitasi 11 fasilitas kesehatan.

Program tersebut berlanjut pada tahun 2026 dengan pelaksanaan 14 kegiatan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan di berbagai wilayah.

Di sisi lain, Program Cek Kesehatan Gratis yang digulirkan pemerintah daerah menunjukkan hasil positif. Hingga 21 Juni 2026, sebanyak 246.100 warga atau 38,39 persen dari total sasaran telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Angka tersebut mendekati target tahunan yang ditetapkan sebesar 46 persen.

Bupati optimistis target tersebut dapat tercapai bahkan terlampaui seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.

“Capaian ini menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin baik. Pemeriksaan kesehatan secara dini sangat penting untuk mencegah risiko penyakit yang lebih serius,” katanya.

Sebagai upaya mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan, Pemkab Tanggamus juga melaksanakan Program Bupati Tanggamus Health Excellence Award 2026. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada puskesmas yang mampu menunjukkan inovasi, dedikasi, dan kinerja terbaik dalam melayani masyarakat.

Menutup sambutannya, Saleh Asnawi memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil dan kepulauan. Ia menilai para tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Tenaga kesehatan bukan hanya memberikan pelayanan, tetapi juga menjaga harapan masyarakat. Mereka adalah ujung tombak dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas hingga ke wilayah terluar Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya. (*)