Tanggamus Lampung – Harga kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di Pasar Tradisional Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Pada Jumat (26/6/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah komoditas utama tidak mengalami perubahan harga yang signifikan, meski beberapa komoditas hortikultura tercatat mengalami penurunan.
Pedagang sembako di Pasar Kotaagung, Wiwik (58), mengatakan kondisi harga kebutuhan pokok dalam beberapa hari terakhir cenderung stabil sehingga aktivitas jual beli masih berjalan normal.
“Secara umum harga sembako masih stabil. Memang ada beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah yang turun, tetapi untuk beras, gula, minyak goreng, hingga daging tidak mengalami perubahan yang berarti. Pasokan juga masih lancar,” ujar Wiwik, Jumat (26/6/2026).
Berdasarkan pantauan di pasar, harga beras medium bertahan di Rp13.832 per kilogram, sedangkan beras premium Rp15.498 per kilogram. Gula pasir curah dijual Rp18.273 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, minyak goreng sawit kemasan premium dipasarkan Rp22.427 per liter, minyak goreng curah Rp19.509 per liter, sementara Minyakita dijual Rp15.911 per liter.
Sementara itu, harga daging sapi paha belakang berada di Rp141.288 per kilogram. Daging ayam ras dijual Rp35.858 per kilogram, sedangkan telur ayam ras Rp27.113 per kilogram.
Komoditas lainnya, tepung terigu dipasarkan Rp12.534 per kilogram dan kedelai impor Rp13.709 per kilogram.
Di sektor bumbu dapur, cabai rawit merah mengalami penurunan harga paling besar, yakni 2,32 persen, dari Rp57.743 menjadi Rp56.406 per kilogram. Disusul cabai merah besar yang turun 1,37 persen menjadi Rp46.495 per kilogram, cabai merah keriting turun 0,47 persen menjadi Rp45.524 per kilogram, serta bawang merah turun 0,73 persen menjadi Rp44.777 per kilogram.
Adapun bawang putih Honan mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 persen menjadi Rp39.176 per kilogram.
Wiwik berharap kondisi harga tetap stabil dalam beberapa pekan ke depan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional berjalan normal.
“Kami berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil. Kalau harga tidak banyak berubah, masyarakat lebih tenang berbelanja dan pedagang juga lebih mudah menjalankan usaha,” pungkasnya.(*)












