TUBABA  

Mas Dedi, Menjemput Harapan Baru Gading Kencana

Tulang Bawang Barat – Dedi Saputra yang akrab disapa Mas Dedi melangkah optimis menuju Balai Tiyuh Gading Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Senin (27/7/2026) pagi. Langkah itu bukan sekadar perjalanan untuk memenuhi tahapan administrasi pencalonan. Di balik langkah itu, terselip doa, harapan, serta amanah dari keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengiringinya dengan penuh keikhlasan.

Suasana haru begitu terasa ketika Mas Dedi berpamitan sebelum berangkat mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Tiyuh Gading Kencana periode 2026–2034. Pelukan keluarga, jabat tangan para sahabat, hingga doa yang dipanjatkan warga menjadi bekal moral yang memperkuat tekadnya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.

Bagi Mas Dedi, pencalonan ini bukan sekadar kontestasi politik. Ia memaknainya sebagai awal dari sebuah ikhtiar panjang untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap aspirasi, serta mampu menjadi jembatan lahirnya berbagai perubahan positif bagi Tiyuh Gading Kencana.

Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Mas Dedi secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran di Balai Tiyuh Gading Kencana. Kehadirannya disambut oleh Panitia Pemilihan Kepalo Tiyuh (PIKATI) yang menjalankan seluruh proses pendaftaran secara tertib, transparan, dan profesional.

Di balik pencalonannya, tersimpan sejumlah gagasan besar yang telah dirancang sebagai arah pembangunan Tiyuh Gading Kencana apabila masyarakat memberikan kepercayaan kepadanya. Program-program tersebut berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan disusun dengan semangat kebersamaan.

Mas Dedi menempatkan peningkatan kehidupan keagamaan sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat. Ia juga berkomitmen memperkuat kegiatan sosial, melestarikan adat dan budaya, serta menciptakan kehidupan bermasyarakat yang tetap menjunjung tinggi nilai gotong royong dan persaudaraan.

Pada sektor sumber daya manusia, perhatian diberikan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih baik dalam membangun masa depan. Sementara pada aspek keamanan, ia menginginkan terciptanya lingkungan yang aman, rukun, damai, dan harmonis sehingga seluruh warga dapat hidup dengan rasa nyaman.

Dalam bidang ekonomi, Mas Dedi menilai sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia menyiapkan berbagai langkah untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT) sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Tidak berhenti di situ, pembangunan berkelanjutan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi salah satu prioritas utamanya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah tiyuh, tetapi lahir dari semangat gotong royong, keterbukaan, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Momentum pendaftaran tersebut menjadi titik awal perjalanan pengabdian yang sarat makna. Di hadapan keluarga, sanak saudara, kerabat, dan masyarakat yang memberikan doa serta dukungan, Mas Dedi menyampaikan rasa syukur karena diberikan kesempatan mengikuti seluruh tahapan pencalonan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan semangat dan kepercayaan, serta mengucapkan terima kasih kepada Panitia Pemilihan Kepalo Tiyuh (PIKATI) yang telah menyelenggarakan proses pendaftaran secara baik, tertib, dan profesional.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kepalo Tiyuh Gading Kencana, Rasyid, SE, menjelaskan bahwa hingga hari tersebut telah terdapat dua bakal calon yang resmi mendaftarkan diri.

Ia menerangkan, masa pendaftaran dibuka sejak 20 hingga 30 Juli 2026. Namun karena jumlah minimal bakal calon telah terpenuhi, yakni dua orang, maka tahapan pendaftaran dinyatakan selesai dan selanjutnya akan diproses ke tingkat kecamatan hingga kabupaten sesuai mekanisme yang berlaku.

Rasyid juga mengimbau seluruh masyarakat Gading Kencana agar menggunakan hak pilihnya pada saat pelaksanaan pemilihan nanti. Selain itu, warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) diminta segera mengurus administrasi kependudukannya agar dapat berpartisipasi dalam pesta demokrasi di tingkat tiyuh.

Di sisi lain, Mas Dedi menegaskan bahwa visi dan misi yang diusungnya merupakan rangkuman dari berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini ia dengarkan secara langsung.

“Visi dan misi saya sebagai bakal calon Kepala Tiyuh merupakan rangkuman dari seluruh harapan dan keinginan masyarakat. Tentu setiap calon memiliki niat yang sama untuk memajukan Tiyuh Gading Kencana. Karena itu, seluruh aspirasi masyarakat saya satukan menjadi arah pembangunan apabila Allah SWT dan masyarakat memberikan amanah kepada saya untuk memimpin,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat “GASPOL”, Mas Dedi membawa sebuah visi yang sederhana namun penuh makna, yakni:”Bersama Mewujudkan Gading Kencana Mapan dan Berseri”. Sebuah visi yang tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mencerminkan harapan akan lahirnya Tiyuh Gading Kencana yang lebih maju, mandiri, sejahtera, religius, serta dibangun melalui kebersamaan seluruh masyarakat.(*)