TUBABA  

DLH Tubaba Pastikan Pengelolaan Limbah SPPG KYNETA Berjalan Baik

TULANGBAWANG BARAT — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, memastikan pengelolaan air limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KYNETA Tirta Kencana 3 berjalan dengan baik.

Kepastian tersebut disampaikan setelah DLH Tubaba melakukan monitoring dan verifikasi lapangan di SPPG KYNETA yang berada di Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (20/8/2026).

Kepala DLH Tubaba, Iwan Setiawan, mengatakan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa pengelola SPPG telah melakukan upaya pengolahan air limbah serta memiliki dokumen Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

“Untuk pengelolaan air limbah, di lapangan terlihat pihak SPPG telah melakukan upaya pengolahan limbah. Secara umum, sistem pengolahannya sudah berjalan dengan baik,” kata Iwan.

Meski hasil monitoring menunjukkan pengelolaan limbah telah berjalan baik, DLH Tubaba tetap memberikan sejumlah arahan sebagai langkah penyempurnaan dan penguatan pengawasan lingkungan.

Salah satunya, pengelola SPPG diminta melakukan pengujian kualitas air limbah melalui laboratorium secara berkala untuk memastikan hasil pengolahan tetap memenuhi ketentuan baku mutu lingkungan.

“Kami telah menyampaikan agar dilakukan uji sampel laboratorium secara berkala setiap tiga bulan sekali. Selain itu, perlu ditambahkan kolam indikator sebagai titik penaatan yang nantinya digunakan untuk kebutuhan pengambilan sampel,” jelasnya.

Iwan menegaskan, monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen DLH Tubaba dalam memastikan setiap kegiatan, termasuk operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap memperhatikan pengelolaan lingkungan.

DLH, kata dia, juga akan terus melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap penyempurnaan sistem pengolahan air limbah yang dilakukan pihak pengelola SPPG.

Monitoring lapangan dilakukan oleh Kepala Bidang Pengawasan DLH Tubaba, Andi Pradita, bersama tim fungsional pengawas lingkungan.

Sementara itu, Kepala SPPG KYNETA, Andrisal, S.E., menegaskan komitmen pihaknya untuk menjalankan seluruh aktivitas dapur sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk dalam pengelolaan sarana, prasarana, dan limbah.

“Kami berkomitmen menjalankan kegiatan dapur sesuai SOP untuk mendukung suksesnya program MBG di wilayah setempat,” ujarnya.

Menurut Andrisal, pengelolaan limbah menjadi salah satu aspek yang terus diperhatikan. Pengecekan terhadap sarana dan prasarana dilakukan secara berkala, termasuk melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan.

Salah satunya, saluran perpipaan pembuangan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah dilakukan penggantian.

“Secara berkala kami mengecek seluruh sarana dan prasarana, termasuk pengelolaan limbah. Untuk paralon pembuangan yang rusak juga sudah kami ganti,” jelasnya.

Andrisal menambahkan, pihaknya terbuka terhadap arahan dan pembinaan dari DLH Tubaba sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di SPPG KYNETA.

Dengan hasil pengecekan lapangan yang secara umum dinilai baik, DLH Tubaba berharap pengelolaan limbah di SPPG KYNETA terus disempurnakan agar operasional dapur MBG dapat berjalan optimal dengan tetap memperhatikan kebersihan dan kelestarian lingkungan.

(Jim)