LAMPUNG BARAT-Sebanyak 608 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dikhawatirkan kembali gagal berangkat, setelah sebelumnya pada 2020 lalu gagal berangkat dikarenakan adanya pandemi wabah Covid-19.
Meskipun hingga saat ini kementerian Agama Lambsr belum menerima surat pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat. Namun, dari 11 negara yang diperbolehkan masuk ke Arab Saudi tidak tercantum nama Negara Indonesia.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag)
Kabupaten Lambar, Maryan Hasan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah CJH asal Lambar berangkat atau tidak, karena pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat.
“Kita tetap menunggu pemberitahuan dari pemerintah pusat, selama pemberitahuan belum ada kita tidak bisa memastikan apakah pemberangkatan tahun ini kembali gagal atau tidak,” jelas Hasan, Rabu (2/6/2021).
Menurutnya, sebanyak 608 CJH tercatat sebagai pendaftar tahun 2012 lalu, atau sudah 12 tahun masuk daftar tunggu jika tahun ini kembali gagal berangkat.
Dijelaskanya, pemberangkatan CJH seharusnya untuk Indonesia, 15 Juni 2021 sudah pemberangkatan kloter pertama. Jadi, waktunya hanya dua pekan lagi. Namun, untuk kepastiannya kita harus menunggu pemberitahuan resmi pemerintah pusat.
“Kami mengimbau, agar para CJH asal Lambar untuk bersabar sampai betul-betul ada keputusan resmi. Jangan panik, semua kemungkinan masih ada, mudah-mudahan dan kita berharap bisa berangkat,” pungkas Hasan. (*/Hendri)












