
LAMPUNG TENGAH-Hal ini menjadi tantangan dan juga peluang dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, mengingat begitu kompleknya permasalahan dalam penanggulangan kemiskinan.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah, Ardito Wijaya saat menyambut kedatangan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunnia Chalim dalam rangka Kunjungan Kerja di Sesat Agung Nuwo Balak, Kamis (17/02/2022).
Saat menyambut kedatangan Wagub Lampung, Wabup Lampung Tengah (Lamteng) Ardito Wijaya, didampingi Ketua TP-PKK Mardiana Musa Ahmad, Ketua DWP Yulita Nirlan, Asisten, OPD, Kepala BPJS Kesehatan Apriyantina. Selain itu, nampak hadir juga Ketua BPS dan Ketua Baznas Lamteng, Bustami.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Ardito mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Wagub Lampung selaku Ketua Tim TKOK Lampung.
Ardito memaparkan kondisi Lamteng sebagai Kabupaten terluas di Provinsi Lampung.
“Hal ini menjadi tantangan dan juga peluang dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, mengingat begitu kompleknya permasalahan dalam penanggulangan kemiskinan,” jelasnya.
Menurut Ardito, Pemkab Lamteng telah menempatkan penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Menurut data yang dikeluarkan oleh BPJS, jumlah penduduk miskin di Lamteng mengalami penurunan pada tahun 2019 tingkat kemiskinan di Lamteng sebesar 12,03 persen Sedangkan, pada tahun 2020 tingkat kemiskinan turun menjadi 11,82 persen,” terangnya.
Kemudian, lanjut Wabup, pada tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 11,99 persen akibat adanya pandemi Covid-19.
Wabup Ardito meminta agar Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Lamteng dapat lebih aktif mengkoordinasikan upaya pengentasan kemiskinan extrim.
“Sehingga menuntaskan kemiskinan extrim dapat tercapai tahun 2024,” pungkasnya.(Rendi/Gunawan)












