
LAMPUNG SELATAN-Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto menerima kunjungan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Tanjungkarang, Jumat (11/03/2022).
Kegiatan yang di moderatori oleh Asisten Administrasi Umum (Adum) Badruzzaman serta dihadiri Sekdakab Thamrin, Plh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhadi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mulyadi Saleh, Kepala Dinas Komunikasi Informatika M Sefri Masdian serta Kepala Dinas Perhubungan M Darmawan.
Zamzami selaku Manager UP3 Tanjungkarang mengatakan, tujuan Tim PT PLN Persero Tanjungkarang berkenaan mengenai support jaringan listrik untuk desa wisata pilihan kabupaten Lamsel dan area tambak Kecamatan Sragi.
“Untuk support desa wisata prosesnya sudah 4 lokasi disurvei, digambar dan sudah proses kontrak dari 6 lokasi yang direncanakan , kemudian 2 lokasi lagi sedang proses survei,” tuturnya.
“Dari 4 lokasi yang sudah di survei yaitu pantai Minang Rua, Air Terjun Way Tayas, Air Tenjur Way Kalam dan Way Belerang Simpur, kemudian yang 2 lokasi lagi yaitu rest area pantai Kunjir dan Gunung Batu,” imbuhnya.
Zamzami menyampaikan, berkaitan tentang pemakaian listrik, masyarakat dapat bermigrasi dengan menggunakan prabayar, yang lebih menguntungkan dari pada menggunakan rekening biasa, karena ada dua keuntungan yaitu, dari sisi PLN terkait percepatan cash in dan dari sisi masyarakat pengguna yaitu, dapat melihat langsung/memastikan jumlah pemakaian listrik.
“Harapan kami, Bupati Lamsel dapat mensuport agar kami kedepan dapat lebih maksimal dalam membangun kelistrikan untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Nanang Ermanto menuturkan, terkait sosialisasi kepada masyarakat dapat menggunakan banner atau imbauan agar tepat waktu melakukan pembayaran tagihan PLN.
“Saya berharap, untuk desa wisata prosesnya dapat dipercepat. Karena, tempat wisata sangat berpotensi namun banyak dikeluhkan oleh pengunjung tentang penerangan,”vtuturnya.
Menurutnya, masuknya PLN ke desa wisata akan menunjang alat-alat yang memang menjadi bagian dari wisata tersebut, untuk lebih menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin datang ke wisata yang ada di desa-desa wisata tersebut.
Nanang menambahkan, terkait tambak tim dari Kementerian akan turun langsung untuk melakukan survei, yang rencananya akan membantu dalam bentuk mesin penyedot lumpur untuk para petambak tersebut.
“Selain melihat lokasi, tim juga akan mengecek dari sisi administrasi baik dari koperasi yang sehat, organisasi dan lainnya. Sejalan dengan hal itu, diharapkan PLN dapat mempersiapkan juga agar masyarakat petambak tidak mengalami hambatan,” tambahnya.
Kemudian, imbuh Nanang, terkait pembangunan di Bakauheni, PLN dapat mempersiapkan terkait kekurangan pasokan listrik, tentunya dengan dibangunnya Bakauheni Harbour City akan terbangun juga berbagai fasilitas yang membutuhkan pasokan listrik.
“Saya berharap, PLN dapat bersinergi dengan Pemkab Lamsel. Jadi, untuk menyambut Bakauheni Harbour City PLN harus siap dengan pasokan listrik sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (Lim/*)












