
LAMPUNG TENGAH-Tersangka pembunuh korban YI (23), warga Pemanggilan Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyerahkan diri ke Polresta Bandar Lampung, Senin (01/08/2022).
Tersangka berinisial RP (25), warga Jagabaya 2, menyerahkan diri ke Polres Bandar Lampung sekira pukul 19.00 WIB.
Tersangka RP, mendadak menyerahkan diri ke polisi, karena sebelum menonton video penangkapan hingga konfrensi pers yang digelar Polres Lampung Tengah (Lamteng).
Menurut RP, dalam konten youtube tersebut, Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SIK mengimbau seluruh pelaku pembunuhan terhadap YI segera menyerahkan diri.
“Jika tidak menyerahkan diri, maka akan diambil tindakan tegas, dan tetap akan diburu petugas,” ujarnya.
Sejak saaat itu, sambung RP, selalu ketakutan, gelisah, dada terus berdebar hebat hingga bulu kudu merinding.
Kepada petugas, RP mengaku ketakutan dan tak ingin berlama-lama menjadi buronan polisi. Terlebih setelah dirinya menonton prose penangkapan terhadap ke lima rekanya, hingga imbauan Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya Sik di youtube.
“Pak Kapolres itu bilang, bagi para pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri, cepat atau lambat pasti akan kami buru,” kata RP menirukan ungkapan Kapolres Lamteng di youtube.
Sejak saat itu, pikiranya gundah gulana, selama begidik dan dadanya bergetar hebat, karena sadar dirinya bagian dari 9 orang pelaku pembunuhan terhadap YI.
“Saat saya nyari uang untuk sekedar mencari makan di terminal angkot Merak. Saya selalu ketakutan inget himbawan pak Kapolres,” ujarnya.
Setelah berpikir RP, memutuskan pulang ke Lampung, karena sudah tidak tahan lagi menjadi buruan polisi, Senin (01/08/2022) sekira pukul 9.00 WIB tiba dirumahnya.
Pada saat digrebek petugas RP mengaku tidak mengetahui, karena masing-masing sudah mencari jalan hidup sendiri-sendiri. Setelah saya tahu sambung RP, temen-temen sudah ditangkap polisi, makin takut, karena itu dirinya memutuskan untuk pulang ke Lampung dan menyerahkan diri.
“Saya mohon izin sama. bapak dan ibuz mau menyerahkan diri ke polisi. Saya datang sendiri tidak ada teman ke Polresta,” katanya.
Selanjutnya, sekira pukul 19.00 WIB tersangka RP, tiba di Polresta Bandar Lampung dan kepada petugas mengaku menerahkan diri karena terlibat pembunuhan.
RP juga mengimbau rekanya yang masih buron, untuk segera mengikuti jejaknya menyerahkan diri ke polisi.
“Kepada rekan-rekan yang belum tertangkap, ayo segera menyerahkan diri ke polisi,” ujarnya.
Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP Edi Qorinas, mewakili Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SIK.
Kasat Reskrim mengatakan, satu tersangka pada saat di lakukan penggerebekan di Celengsi, ternyata sudah pergi, hingga lolos dari sergapan petugas menyerahka diri.
“Benar salah satu tersangka menyerahkan diri, ke Polresta Bandar Lampung. Dan telah kita jemput. Saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas,” ujar Kasat Reskrim.
AKP Edi Qorinas mengimbau kepada 3 orang pelaku yang masih berkeliaran di luar, agar segera menyerahkan diri ke polisi.
“Cepat atau lambat, kalian pasti kami kejar hingga ke lobang semutpun,” tegasnya. (Rendy/Gunawan)












