
PESAWARAN-Pasca Pandemi Covid 19 yang meluluhlantakan disetiap sendi perekonomian. Dunia industri Keripik Pisang NJ milik kelompok UMKM Forum Kearifan Lokal Majelis Taklim Nurul Jannah terus berpacu guna mendongkrak kembali perekonomian warga Desa Way Layap Kecamatan Way Lima.
Hal ini terungkap saat wartawan ini menyambangi kediaman Ketua Bidang Produksi Forum Kearifan Lokal Majelis Taklim Nurul Jannah, Heriyati dirumah produksinya.
“Alhamdulillah dengan adanya olahan keripik yang kami buat, sedikit demi sedikit dapat membantu memperbaiki perekonomian di Kabupaten Pesawaran, khususnya di Dusun Suka Menang Desa Way Layap ini,” katanya, Sabtu (29/10/22).
Dia mengatakan, keripik pisang NJ tersebut dibuat menggunakan dua bahan baku dengan jenis pisang pilihan, yakni pisang kepok mersi dan pisang kepok australi.
“Dan kami punya enam varian rasa, mulai dari Green tea, balado, keju, cokelat, durian, sampai rasa stroberi juga ada,” ujarnya.
Heriyati menambahkan, dalam membuat olahan keripik pisang tersebut, Heriyati mengaku dibantu sekitar 24 anggota lainnya yang terdiri dari masyarakat setempat.
“Sementara kalau harga jual, perbungkus nya kita bandrol seharga Rp10.000 dengan ukuran 200 gram,” kata dia.
Menurut Heriyati, untuk pemasaran Keripik Pisang NJ, saat ini sudah mencakup hingga ke Ibu Kota Provinsi Lampung, yakni Kota Bandar Lampung.
“Meskipun demikian, kita juga saat ini terkendala dengan bahan baku yang langka,” jelasnya.
Untuk itu dia berharap, kedepannya lebih banyak pihak yang turut membantu mempromosikan produk jualannya tersebut sehingga cakupan penjualan bisa lebih meluas.
“Semoga bisa lebih banyak yang beli, karena dengan begitu, kita juga kalau beli bahan kan bisa sekaligus banyak, jadi nggak terkendala lagi,” harapnya.
Untuk diketahui, dalam permodalan nya, Kelompok UMKM tersebut mendapatkan bantuan dari Kemensos RI dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Baitul Amanah. (Indra)












