METRO – Pengurus Dewan Kesenian Kota Metro (DKM) periode 2022-2026 segera dikukuhkan. Dijadualkan, pelantikan pengurus baru penggiat seni di Kota berjuluk Bumi Sai Wawai ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2022 mendatang.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Dewan Kesenian Metro (DKM) terpilih, Utjok Solihin usai melaksanakan audensi dengan Walikota Metro Wahdi, di ruang kerja Walikota, akhir pekan lalu.
“Pengurus baru Dewan Kesenian Metro segera akan dilaksanakan, dan di sini kami bersilahturahmi sekaligus meminta restu kepada Walikota Metro untuk melaksanakan pelantikan pengurus baru periode 2022-2026 Dewan Kesenian Metro,” kata Utjok Solihin.
Selain itu, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dalam pertemuan itu menyambut baik terbentuknya pengurus DKM periode 2022-2026.Orang nomor satu di Kota Metro ini berpesan kepada penggiat seni yang tergabung dalam DKM dapat memberikan hal positif bagi Kota Metro.
Wahdi juga mnyampaikan, pentingnya pemebelajaran seni yang sistematis, agar terbentuk genarasi penerus seni lain, yang hebat dan dapat melestarikan kebudayaan di Kota Metro. ”Pemkot Metro selalu mendukung penggiat seni di Kota Metro, melalui DKM diharapkan akan ada bimbingan yang sistematis kepada para generasi baru penggiat seni,” ujar Wahdi
Sementara itu, Ketua DKM periode 2008-2017 Rifian Hadi, yang saat ini sebagai penasehat DKM berharap, pengurus baru yang akan dikukuhkan nanti dapat berbenah, berbuat lebih baik lagi untuk Kota Metro, apalagi dalam komite seni yang tergabung dalam DKM saat ini banyak wajah baru yang notabenya merupakan warga Metro lulusan perguruan seni dari pulau Jawa.
Ia juga pengurus DKM dari sembilan komite yang akan dilantik nanti, dapat berkolaborsi menggali potensi-potensi kesenian yang ada.Saat ini para pengurus periode 2022-2026 tinggal melanjutkan apa yang dilakukan oleh generasi yang terdahulu. “DKM harus terus melaju menjadi motor penggerak kesenian dan kebudayaan di Kota Metro,” ucap Chepi-sapaan akrab Rifian Hadi.
Menurutnya, pelantikan pengurus baru DKM dapat menjadi momentum yang baik, untuk berkonsolidasi dan menggali potensi di Kota Metro, pengurus saat ini tidak harus memulai dari nol tapi tinggal meneruskan saja. “Kawan-kawan sekarang sudah cukup kreatif karena banyak yang lulusan dari kesenian dari perguruan tinggi pulau Jawa, tinggal berkolaborasi saja dari masing-masing komite yang ada,” ungkap dia. (dwi)












