Proyek Pembangunan Ruas Jalan Desa Baglen Dikeluhkan Warga

PESAWARAN – Pembangunan peningkatan ruas jalan di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran senilai Rp. 680.733.000,- dikeluhkan masyarakat setempat.

Hal itu dikarenakan proses pembangunan ruas jalan Dipowiryan yang dikerjakan oleh CV Halim Konstruksi tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan dan terkesan asal jadi.

Penelusuran media ini, dalam pengerjaannya penghamparan sub base lapisan bawah diduga asal-asalan tidak dipadatkan dengan material yang seharusnya.

Salah seorang warga setempat, Sugeng mengatakan, dirinya meminta pihak berwenang agar dapat turun kebawah guna memeriksa pekerjaan tersebut.

“Tambalan lapisan bawah yang berlubang saya duga asal tambal, masih terdapat rongga di antara batu batu base nya,” cetus Sugeng saat dimintai keterangan, Senin (26/12/2022) sore.

“Biasanya kan dilapen dulu, disiram aspal cair, bukan dengan pasir, silahkan cek sendiri,” keluhnya.

Sedangkan kata Sugeng, terkait waktu pelaksanaan diduga over time alias melebihi batas waktu yang ditentukan

“Diperiksa juga lama waktunya, itu saya lihat di plangnya 30 hari kerja, ini mungkin sudah lebih, apa tidak menyalahi itu,” ujarnya.

Terpisah, salah satu perwakilan perusahaan konstruksi yang melakukan pembangunan ruas jalan Dipowiryan Chandra saat dikonfirmasi tidak menampik bahwa proyek yang dikerjakan telah over time.

Dia mengatakan, meminta perpanjangan waktu karena hal-hal yang membuat pekerjaan terlambat.

“Nanti kita ketemu pihak AMPnya bang, nanti kan ketauan kesalahan ada di kami atau AMP,” kilahnya.

Untuk diketahui, abendum (aturan waktu pengerjaan) dapat ditempuh dengan catatan-catatan atau alasan kuat, bencana alam maupun alasan lain.(Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *