Dua Hari Menjabat, Kapolres Tubaba Cek Senpi dan Randis

TULANGBAWANG BARAT – Dua hari menjabat, Kapolres Tulangbawang Barat (Tubaba), AKBP Ndaru Istimawan mengecek senjata api (Senpi) dan kendaraan dinas (Randis) personilnya.

Pengecekan tersebut didampingi Waka Polres Tubaba dan beberapa Pejabat Utama (PJU) di Lapangan Apel Mapolres Tubaba, Sabtu (14/1/2023).

Kapolres Tubaba, AKBP Ndaru menyampaikan, pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan serta kelayakan Senpi dan Randis milik Polri khususnya di Polres setempat, agar dapat digunakan untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

Menurutnya, aspek kelayakan kendaraan baik mobil dinas maupun sepeda motor dinas harus berfungsi maksimal untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Dengan adanya pengecekan ini dapat diketahui kondisi kelayakan Senpi dan Randis dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan oleh seluruh aparat kepolisian, dan diketahui kendala atau kerusakannya, untuk itu pengecekan akan dilakukan secara rutin dan berkala,” ujarnya.

Diketahui Randis yang dicek oleh kapolres diantaranya, sebanyak 112 unit, Motor Bhabinkamtibmas dan kendaraan Patroli, jenis roda empat sejumlah 20 unit dan kendaraan jenis roda enam sebanyak 1 unit.

Lanjut Ndaru, untuk jumlah Senpi yang ada di daftar sebanyak 218 pucuk laras pendek dan 56 pucuk laras panjang. Akan tetapi, hanya 46 pucuk senjata laras pendek yang dilakukan pemeriksaan, sedangkan sebanyak 140 pucuk masih berada di Gudang Logistik, karena masih menunggu perpanjangan kartu izin, kemudian sisanya tidak hadir karena sedang melaksanakan tugas dinas.

“Sebanyak 45 Senjata Api Laras Pendek telah di cek, 140 Pucuk lagi berada di Gudang Logistik, karena perpanjangan kartu izinnya masih dalam proses, dan sisanya belum di cek karena personil yang memegang senjata tersebut masih melaksanakan tugas dinas,” paparnya.

 

Dari hasil pengecekan, masih kata Ndaru, secara umum seluruh kondisi Senpi dan Randis Polres Tubaba masih bagus, walaupun ada beberapa kendaraan yang keluaran lama namun, berkat perawatan rutin masih layak digunakan untuk menunjang tugas.

Selain itu, kata Ndaru, anggota yang diizinkan untuk memakai Senpi dinas sudah teruji melalui berbagai macam tes, termasuk diantaranya tes psikologi, sehingga dapat dipastikan bahwa pemegang Senpi dinas sudah dinyatakan lulus dan layak menggunakan Senpi untuk kepentingan dinas.

” Dan untuk anggota yang dipercaya mengendarai Randis diharapkan lebih open dalam merawat kendaraan. Sehingga, apabila ada kendala dapat segera konsultasi dengan pimpinan atau bagian logistik untuk dilaksanakan perbaikan, sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *