Sikapi Kriteria Pj Bupati, Anggota DPRD Tubaba Angkat Bicara

TULANGBAWANG BARAT – Menyikapi proses pengusulan nama dan kriteria Penjabat (Pj) Bupati  Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang akan dilaksanakan pada pekan depan, anggota Komisi II DPRD,  Roni, S.IP angkat bicara.

Roni mengatakan, berdasarkan keinginan dan harapan masyarakat, kedepannya Pj bupati mesti asli putra daerah yang paham akan wilayah dan luasan daerah, sering turun ke lapangan. Mendengarkan keinginan masyarakat.

” Artinya apa, yang diminta masyarakat,  adalah Pj Bupati yang tidak memilih-milih tempat turun lapangan. Semua kecamatan mesti dimasuki. Agar tahu apa keluhan masyarakat. Gimana kondisi sebenarnya. Itulah kriteria-kriteria yang akan kita usulkan,” ujarnya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (31/03/2023).

Roni menegaskan, Pj bupati selanjutnya harus memerhatikan masalah infrastruktur dan ekonomi masyarakat wilayah utara Kabupaten Tubaba. Seperti masyarakat yang tinggal di Daerah Pemilihan (Dapil)nya, yakni kecamatan Way Kenanga.

” Seperti kondisi di wilayah Utara Tubaba, jalan penghubung antara Kabupaten Tubaba dan Kabupaten Tulang Bawang nyaris putus. Itu letaknya di Kecamatan Way Kenanga, perlintasan Tiyuh Mercubuana ke Eta Nol. Dan jalan penghubung antara Kabupaten Mesuji dan Indraloka Jaya. Gorong-gorongnya sudah rusak parah. Selain itu, harusnya pejabat ini mengerti, kenapa harga singkong turun, potongannya besar, pupuk langka. Kenapa ini malah tidak diperjuangkan,” ungkap anggota Fraksi Hanura ini.

Menurutnya, Pj Bupati Tubaba saat ini (Zaidirina) memang putri daerah. Namun, belum sepenuhnya memahami dan menjamah wilayah secara utuh.

” Ia harus kenal akan budaya, karena Kabupaten Tubaba diisi oleh masyarakat dari berbagai suku dan agama,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *