Oknum ASN Dishub Tubaba Bantah Dirinya Tersangkut Masalah Narkoba

TULANGBAWANG BARAT – Oknum ASN pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) membantah dirinya ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Lampung.

Saat dijumpai wartawan diruang kerjanya, F mengatakan, bahwa informasi soal isu penangkapan dirinya lantaran tersandung kasus narkoba pada beberapa hari yang lalu itu itu tidak benar.

“Hadirnya saya di kantor hari ini dengan keadaan sehat wal afiat saya mau klarifikasi bahwa berita yang telah beredar kemarin itu tidak benar,” bantah Fauzan, pada Kamis, (25/01/2024).

Lanjut dia, terkait dengan ketidak aktifan dirinya dalam bertugas sejak beberapa hari yang lalu ini disebabkan lantaran sedang dibenturkan oleh permasalahan keluarga.

Masih Fauzan, jika hanya sebatas klarifikasi dinilai kurang tepat untuk menjadi acuan upaya pembelaan. Dirinya siap untuk melakukan tes urine secara terbuka jika nantinya diperlukan.

“Sejak hari senin saya lagi banyak masalah dalam rumah tangga. Jadi saya gak pernah ada urusan dengan pihak kepolisian, kalo mau dites urine sekarang juga saya siap,” tuturnya.

Kendati demikian, berdasarkan informasi yang dikutip wartawan wartawan dari beberapa media, Dirnarkoba Polda Lampung, Kombespol Erlin Tangjaya membenarkan bahwa pihak mengamankan F atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Pada Senin (20/1/2024).

 

Menurutnya, penangkapan bermula dari informasi yang diterima polisi mengenai keterlibatan FZ dalam penyalahgunaan narkoba.

Dalam penggerebekan yang dilakukan, polisi tidak menemukan barang bukti sabu di lokasi.

“Ada oknum tersebut lalu kita bawa ke Polda Lampung untuk dilakukan pemeriksaan. Pada saat dilakukan tes urine, hasilnya positif. Oknum tersebut mengajukan untuk menjalani rehabilitasi,” tambahnya.

 

Akhirnya, F menjalani prosesi rehabilitasi. Keputusan ini diambil setelah hasil tes menunjukkan bukti penyalahgunaan narkotika.

Disisi lain, salah satu anggota DPRD Tubaba, Paisol, mengutarakan, lantaran isu oknum ASN yang terlibat narkoba bukan hanya sekali saja terjadi di Kabupaten berjuluk Ragem Sai Mangi Wawai, dia meminta pimpinan tertinggi Pemkab setempat (Pj Bupati) segera ambil sikap ketegasan dalam mendisiplinkan para ASN.

“Pj Bupati Tubaba gak boleh hanya diam menyikapi persoalan ini, sebab kasus seperti ini bukan cuma sekali saja. Inspektorat juga harus didesak untuk memanggil oknum itu supaya bisa dibuktikan kebenarannya ke khalayak ramai, tes urine semua pegawai Dishub Tubaba itu,” tegas Paisol.(Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *