MESUJI–Target realisasi Penghasilan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mesuji tahun 2024 sebesar Rp.16.685.000.000 dan realisasi PAD tahun 2024 bisa tembus Rp.17.680.845.641 .
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Komang Sutiaka menjelaskan, salah satu PAD terbesar yang diperoleh Pemkab Mesuji yaitu dari pajak Jalan Tol Trans Sumatera (JJTS) yang dikelola oleh PT Hutama Karya (HK) yang selalu membayar tepat waktu sebelum jatuh tempo.
“Ya jalan Tol Trans Sumatera menjadi Penyumbang PAD terbesar untuk Pementah Kabupaten Mesuji. Pajak jalan tol yang masuk PAD Mesuji mencapai 9 Miilyar lebih atau RP. 9.401.202.630.00,” jelasnya Selasa (24/02/2025)
Pemerintah Kabupaten Mesuji memberikan apresiasi kepada masyrakat dan semua pihak khusunya para wajib pajak yang telah patuh dan taat menunaikan kewajibannya selama ini.
Sedangkan untuk tahun 2025 target PAD direncanakan meningkat dibanding tahun 2024 yaitu sebesar Rp.17.446.000.000
Namun kata dia itu akan di evaluasi kembali karena adanya Efisiensi anggaran yang terjadi di tahun 2025 ini.
“Untuk target PAD tahun 2025 kita akan kaji kembali ini terkait soal efiesiensi Anggaran yang terjadi pada tahun 2025 ini yang tentunya akan berimbas pada para pengusaha,” imbuhnya.
Diketahui wilayah Kabupaten Mesuji khususnya kecamatan Way serdang dan Kecamatan Simpang Pematang dilalui jalan Tol dari Terbanggi Besar Pematang Panggang–Kayu Agung Kabupaten Ogan Kometing Ilir (OKI) Sumatera Selatan.
Jalan Tol Terbanggi besar Pematang Panggang Kayu agung (Terpeka)adalah jalan tol yang membentang sepanjang 189,2 km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), dan terletak di Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Jalan tol ini memiliki rute dari Terbanggi Besar, Lampung Tengah hingga Kayu Agung, Ogan Komering Ilir.
Jalan tol ini menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia, dan waktu pembangunannya hanya 2 tahun 3 bulan.(Mis)












