LAMPUNG UTARA – Eksistensi kinerja tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Desa Talang Bojong, Kabupaten Lampung Utara dipertanyakan. Pasalanya banyak anggota kelompok tani yang tidak mengetahui HET pupuk bersubsidi dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang sudah menjadi tugas PPL untuk mensosialisasikan terhadap anggota kelompok tani, Minggu (25/05/2025).
Menurut beberapa sumber dari anggota kelompok tani yang ada di Desa Talang Bojong menyampaikan bahwasanya mereka selama ini tidak pernah tahu berapa Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi yang sudah di tetapkan pemerintah.
“Kalau untuk harga dari pemerintah terus terang saya tidak tau mas, taunya dari kios sekian ya sudah itu” ucapnya.
Saat ditanya mengenai sosialisasi dari pemerintah dirinya menyampaikan bahwasanya selama ini tidak pernah ada, ketika ada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang datang itu hanya memberitahukan bahwa untuk tahun ini pupuk sudah keluar.
“Untuk jumlah berapa banyak nya juga dia tidak memberitahukan, nanti baru pak Rudi yang punya kios nelpon” terangnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan kalau untuk PPL di Desa Talang Bojong tahun 2025 ini belum pernah datang berkunjung kelompok kami.
“PPL nya Dedi, untuk rumahnya juga saya tidak tau,” terangnya.
Waktu di singgung Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) ia mengatakan tidak mengetahui tentang itu. Nanti kalau untuk mengetahui berapa banyak anggota mendapatkan pupuk kami mendapatkan kabar dari kios.
“Kalau untuk dapet itu tergantung dari kios nya, tergantung sih,ada yang 2 kwintal kadang – kadang ada yang banyak juga dapetnya,” pungkasnya.(Rendra)












