Jiwa Shofari : Terkait Pemberitaan Ini Agar Sampai Bupati

LAMPUNG UTARA – Jiwa Shofari pemilik Kios pupuk bersubsidi Kirana Tani, yang terletak dijalan, K.S. Tubun, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, ternyata merangkap PPL saat di konfirmasi dirumahnya, Senin (26/05/2025).

Jiwa Shofari, mengatakan penyaluran pupuk bersubsidi kios miliknya itu wilayah kerjanya mencakup Desa Alam Jaya, Kelurahan Kota Alam dan Desa Sinar Mas Alam. Namun setelah ada penambahan kios Desa Sinar Mas Alam itu tidak lagi.

“Karena ada penambahan kios tahun 2025 Desa Sinar Mas Alam itu tidak masuk lagi untuk kios kita ini,” terangnya.

Saat ditanya apakah dirinya PPL, ia menyampaikan bahwasanya dirinya benar PPL dari tahun 2009 tapi bukan PNS, hanya sekedar kontrak dan sekarang masih menjadi PPL untuk Kelurahan Kotabumi Udik.

“bulan ini abis tinggal ngitung hari saja masa PPL nya, hanya kontrak pertahun pertahun saja, kan di batasi umur, walaupun kontrak tidak bisa seumur hidup,” ucapnya

Dirinya juga mengatakan tidak ada larangannya PPL untuk memiliki kios pupuk bersubsidi. Sementara kios miliknya tersebut sudah mulai aktif itu dari tahun 2016 namun, untuk pengajuan diawal tahun 2025 ini terkendala untuk penyaluranya.

“Kios saya ini untuk yang tahun ini baru aktif bulan 4 karena sistem penyaluran pupuk sekarang ini pakai i-Pubers, beda dengan kios yang lain mereka sudah bisa mulai dari bulan januari,” katanya.

Ia juga menyampaikan terkait perencanaan pupuk itu yang menyampaikan itu kelompok dan PPL, nantinya baru di berikan terhadap kios, kita kios tidak mengetahui proses itu seperti apa

“Di Kecamatan kan ada Siklus dan ada admin yang memasukan data itu,” katanya.

Dirinya juga mengeluh ketika peraturan pupuk bersubsidi untuk sekarang ini di buat 3x masa tanam atau 3 MT, ia juga mengatakan ada tekanan dari Distributor untuk target pengambilan pupuk per tahun dan berharap ada pembenahan untuk perencanaannya.

“berdasarkan perencanaan benar – benar Penyuluh itu menyusun RDKK bersama kelompok tani,” terangnya.

Harapan saya ini supaya dapat diberitahukan kepada Bupati Hamartoni, terkait berita ini beliau pasti senang dengan berita ini sebab analisis nya bukan yang cepat mengambil keputusan.

“Saya senang juga kalian datang kesini, tapi saya kasih masukan,penyuluh itu agar menyusun perencanaan yang baik, dan mereka melakukan sosialisasi,” pungkasnya.

Catatan Penting: Pemerintah perlu melakukan pengawasan yang ketat terhadap PPL yang membuka kios pupuk bersubsidi, PPL tidak diperbolehkan membuka kios pupuk subsidi karena peran mereka sebagai penyuluh lebih pada memberikan informasi dan edukasi, bukan penyaluran dan penjualan pupuk.(Rendra)