Gambaran Desa Tirtalaga Mesuji, Sekarang dan Sejarahnya

MESUJI–Gambaran desa Tirtalaga Kecamatan Mesuji yang kini sudah berusia 27 tahun sejak desa itu berdiri dari sebuah Unit Pemukiman Tranmigrasi (UPT) yang kala itu disebut satuan Pemukiman 9 (SP-9)

Dulu lahan  hutan gambut dan hanya bernilai jutaan kini nilainya menjadi ratusan juta.Itulah gambaran sekarang yang terjadi di lahanTranmigrasi khususnya desa Tirtalaga kecamatan Mesuji yang semakin bergeliat dan masyrakatnya  semakin maju dan perlahan dari tahun ketahun mulai makmur dan  sejahtera.

Hal itu seperti  dikatakan Kepala desa Tirtalaga Kecamatan Mesuji Sikun saat menyampaikan  Sambutan di acara Puncak Peringatan hari lahir desa Tirtalaga ke-27 dengan menggelar pengajian akbar  sekaligus peringatan Hut RI Ke-80 dengan memghadirkan  Pencemah Suharto yang digelar  dilapangan desa setempat Minggu malam (17/08/2025).

“Setiap bulan Agustus masyrakat desa Tirtalaga selalu memperingati hari jadi desa sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para pendiri desa sekaligus  untuk memberikan wawasan kepada generasi  muda agar mengetahui sejarah berdirinya desa Tirtalaga, oleh para pendahulu,” jelasnya.

Hampir setiap tahun di masa kepemimpiinannya yang kini memasuki 6 tahun dia menjabat sebagai kepala desa selalu memperingati hari jadi yang bertepatan dengan peringatan HUT RI dengan selalu mengisi berbagai kegiatan untuk meramaikan hari jadi desa Tirtalaga yang lahir pada tanggal 9 Agustus 1998.

Sejarah…………………………

Awalnya kawasan ini merupakan hutan dan lahan gambut dan tidak semua orang mampu bertahan untuk tinggal dan menetap kini Desa Tirtalaga  sudah menjelma sebagai daerah lahan produktif penghasil padi yang nilainya sudah melambung dari jutaan menjadi ratusan juta rupiah

Muji salah satu warga setempat tidak berharap banyak kepada Pemerintah yang terpenting baginya adalah akses jalan yang baik dan mantab.

“Ya Sebab itu yang sangat diharapkan oleh masyrakat khususnya masyrakat  Tranmigrasi yang mayoritas petani yang ada di desa Tirtalaga,” harapnya.

Hut desa Tirtalaga menjadi moment Refleksi untuk seluruh masyrakat  agar tidak melupakan sejarah dan selalu menghormati para pemimpin dan pendiri atau sesepuh desa dari generasi ke generasi agar tidak hilang dan akan selalu dkenang sepanjang masa.

Inilah Sejarah Singkat Berdirinya desa Tirtalaga yang ada di Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung yang dibacakan Ketua BPD desa Tirtalaga S Yusuf di acara Puncak Hut desa Ke 27 dan Hut RI ke -80.

Waktu itu UPT SP 9 di pimpin oleh Kepala Unit Pemukiman Transmigrasi (KUPT) yaitu  Bapak syahmin SH.

SP- 9 merupakan Unit Pemukiman Transmigrasi yang penduduknya berasal dari kawasan register  yang di tutup oleh pemerintah.Kemudian penduduknya di transmigrasikan yang di kenal dengan sebutan Transmigrasi Lokal (Translok)

Ada 4 gelombang pengiriman transmigran penduduk ke UPT SP-.9

1.21 Nopember 1996 dari Kasui                 sebantak : 151 KK. 2. 23 Nopember 1996 dari Sendang Mulyo   sebanyak :  77 KK
3.04 Desember 1996 dari Kaca Marga        sebanyak : 149 KK
4.24 Desember 1996 dari Sendang Mulyo  sebanyak 123 KK
Total : 500 KK

Dalam pelaksanaan pembinaan masyarakat Unit Pemukiman Transmigrasi ( UPT }SP  9, KUPT dibantu oleh kepala desa sementara yaitu Bapak Sarus Surojo

Pada bulan Juni 1998 Seiring akan berakhirnya masa pembinaan oleh KUPT dan Jajaranya dan akan beralih menjadi Desa maka KUPT dan jajaranya serta tokoh masyarakat  melaksanakan pemilihan Kepala Desa persiapan dan yang terpilih Sebagai kepala desa persiapan yaitu  Sodikin.

Kepala Desa persiapan dan KUPT membentuk tim untuk merumuskan nama Desa adapun tim terdiri dari =

1. Syahmin SH. Sebagai KUPT
2. Sodikin sebagai Kepala Desa Persiapan
3. M Yusup sebagai Dai Pembangunan
4. H.Muslih sebagai Dai Pembangunan
5. Sucipto sebagai Tokoh Pemuda
6. Also Belgi sebagai Tokoh Pendidikan
7. Jumadi sebagai Tokoh Agama
8. Ngadelan sebagai Tokoh Masyarakat
9. Suyitno sebagai Tokoh Masyarakat
10. Saniman Sebagai Tokoh Agama

Hasil istikharah dan Diskusi oleh tim perumus maka disepakati sebuah nama “ TIRTALAGA “ yang oleh tim perumus di maknai  “TIRTA = AIR ,LAGA = BERTEMU “maka diartikan tempat bertemunya air sungai dan air darat.

Sesuai dengan wilayah  geografis UPT SP 9 merupakan daerah pasang surut rawa gambut.Hasil kesepakatan dari tim perumus nama Desa dibawa ke musyawarah desa (rembuk Desa ) pada tanggal 9 Agustus 1998 bertempat di balai desa.

Sesuai hasil kesepakatan yang di hadiri oleh Tim perumus dan masyarakat,maka pada tanggal 9 Agustus 1998 di sahkan nama UPT SP -9 menjadi Desa TIRTALAGA.Kecamatan Mesuji Kabupaten Tulang Bawang kala itu.(Mis)