MESUJI–Hujan dengan intesitas tinggi menyebabkan Banjir ROB yang melanda desa- desa yang ada di Kecamatan Rawajitu Utara (Rju) Kabupaten Mesuji. Selain banjir ada dua desa terkena angin puting Beliung saat hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada rabu hingga kamis pagi (08/01/2026).
Pasca kejadian itu Camat Rju Hendra Kurniawan, S.Kom mengaku langsung membentuk tim untuk mengecek kondisi di lapangan dan memastikan situasi dan kondusi yang ada di desa-desa di Kecamatan tersebut bisa segera membaik.
Hendra mengatakan bahwa Sejak malam hingga subuh curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah desa desa di Kecamatan Rju di iringi dengan angin puting beliung yang terjadi di dua desa yaitu desa bandar Anom dan desa panggung jaya menyebabkan rumah warga di desa panggung jaya atapnya terbang dan tembok di rumah sakit ratu Tara juga kena angin puting beliung.
“Saya membagi empat tim untuk memantau situasi yang ada di desa desa tim pertama saya bersama staf dan pol pp memantau yang ada di desa Telogorejo, Panggung Rejo, Sungai sidang dan Sungai buaya,”jelasnya kepada Rakata Kamis (09/01/2026).
Dan tim kedua lanjutnya di pimpin sekcam bersama staf dan Pol PP memantau yang ada di desa Kurnia agung, Sidorahayu,Isomukti dan Sidang Muara jaya, tim tiga di pimpin kasi pemerintahan bersama Staf dan Pol PP memantau yang ada di desa Sidang Makmur, Panggung jaya dan desa Way puji dan tim empat di pimpin kasi PMD untuk memantau situasi di desa Bandar Anom dan Desa Gunung tiga.
“Alhamdulilah dari pantauan kita di lapangan situasi di desa relatif aman dan debit air di beberapa titik juga sudah surut mudah mudahan cuaca hari ini mendukung dan tidak hujan kembali,” harapnya.
Hendra menambahkan bahwa hasil pantauannya dilapangan sudah dilaporkan kepada OPD terkait tentang situasi yang ada di desa-desa diwilayahnya. “Pantauan kami di lapangan aktivitas warga dan masyarakat tetap berjalan serta proses belajar mengajar di sekolah juga tetap berjalan dengan baik hanya di sekolah SDN 15 Rawajitu Utara di desa Sidang Muara jaya banjir mengakibatkan buku buku yang berada di ruangan belajar terendam air dan hari ini sudah proses pengeringan,” pungkasnya (Mis)












