TULANGBAWANG BARAT-Wakil Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Arif Nurohman menyoroti terkait rusaknya fasilitas halaman sekolah SDN 8 Tumijajar akibat pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut anggota DPRD Tubaba dari Dapil dua (Kecamatan Tumijajar-Tulangbawang Udik) tersebut, pihak SPPG Pelita Daya Asri dua mesti memberikan rasa tanggungjawab atas rusaknya fasilitas sekolah.
Pasalnya, penyebab utama kerusakan halaman sudah jelas. Yakni, akibat lalu lalang mobil MBG yang masuk ke halaman sekolah.
” Saya agak kecele dengan perlakuan pihak SPPG yang semester tidak perlu memasukkan mobil ke halaman sekolah. Apa lagi, jarak dari halaman sekolah menuju ke dalam sangat lah dekat. Jadi SPPG mesti bertanggungjawab, minimal perbaikan berupa paping,” kata Arif saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/2/2026).
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 8 Tumijajar, Kamti menjelaskan bahwa mobil SPPG Pelita Daya Asri dua mendatangi sekolah sebanyak dua kali dalam sehari.
Yaitu, saat mengantarkan makanan dan mengambil wadah makanan berupa ompreng pada sore hari.
Akibatnya, halaman sekolah menjadi berlubang. Dan penuh dengan air genangan hujan.
Lanjut Kamti, pihak sekolah sebelumnya sudah pernah melakukan penanganan mandiri berupa penimbunan. Akan tetapi, karena mobil MGB tetap masuk ke halaman sekolah. Fasilitas tersebut rusak kembali.
“Dampaknya, kami agak susah mengatur posisi murid saat upacara. Karena tempatnya sempit, di tambah lagi ada kerusakan,” Pungkasnya.
Sementara itu, sampai berita ini di tayangkan, Pihak SPPG Pelita Daya Asri Dua belum berhasil di konfirmasi. (Jim)












