TUBABA  

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tubaba Gandeng Pengusaha Kambing Sumber Rejo Salurkan “Beasiswa Kambing” untuk Anak Yatim

TULANGBAWANG BARAT — Kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan anak yatim piatu serta siswa kurang mampu ditunjukkan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Arif Nurrohman, melalui program bantuan “beasiswa kambing” di SDN 26 Tumijajar dan SDN 25 Tumijajar, Senin (18/5/2026).

Dalam program sosial tersebut, Arif tidak berjalan sendiri. Ia menggandeng tokoh masyarakat sekaligus pengusaha kambing asal Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Rifai, untuk bersama-sama membantu anak-anak kurang mampu agar memiliki harapan ekonomi sejak dini.

Sebanyak 16 ekor kambing disalurkan kepada para siswa penerima manfaat. Rinciannya, lima ekor kambing diberikan kepada siswa SDN 26 Tumijajar dan 11 ekor lainnya untuk siswa SDN 25 Tumijajar.

Bantuan tersebut dipastikan berasal dari dana pribadi dan swadaya, bukan dari APBN maupun APBD.

Arif Nurrohman mengatakan, bantuan kambing diberikan bukan sekadar untuk membantu ekonomi keluarga, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak-anak.

“Mudah-mudahan anak-anakku semua bisa memanfaatkan bantuan kambingnya. Sengaja kami kasih kambing agar anak-anak bisa memiliki rasa tanggung jawab dan rasa memiliki,” ujarnya.

Ia berharap bantuan itu dapat berkembang dan menjadi modal masa depan bagi para siswa penerima.

“Mudah-mudahan ini langkah kebaikan kita bersama. Anak-anak ini ke depan juga bisa memiliki harapan yang baik. Semoga ini bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Rifai menilai program tersebut merupakan bentuk gotong royong sosial yang harus terus dijaga di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, bantuan kambing memiliki nilai jangka panjang karena dapat berkembang biak dan membantu kebutuhan pendidikan anak-anak di kemudian hari.

“Kami ingin anak-anak ini punya semangat dan harapan. Kambing ini jangan dilihat dari nilainya hari ini saja, tetapi bagaimana nantinya bisa berkembang dan membantu masa depan mereka,” katanya.

Kepala SDN 26 Tumijajar, Sulistiawati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada para siswa di sekolahnya.

“Terima kasih atas bantuan kepada anak-anak didik kami. Kami tidak bisa membalas bantuan ini, hanya doa yang bisa kami haturkan,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada wali murid agar bantuan tersebut tidak dijual sebelum berkembang biak.

“Saya juga berpesan kepada wali murid agar kambing ini tidak dijual kecuali sudah beranak pinak. Anak-anak kambing ini nantinya bisa menunjang kebutuhan sekolah mereka,” katanya.

Perwakilan wali murid penerima bantuan pun mengaku terharu atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak-bapak yang sudah peduli terhadap anak kami,” ujar salah satu wali murid.

Program bantuan ternak itu mendapat apresiasi masyarakat karena dinilai tidak hanya bersifat bantuan sesaat, melainkan menjadi investasi sosial yang mampu menumbuhkan semangat kemandirian dan harapan baru bagi anak-anak kurang mampu di Tubaba. (Jim)