TULANGBAWANG BARAT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) terus memperkuat keselamatan pengguna jalan dengan mendorong penambahan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas strategis. Tahun ini, Dishub mengusulkan 100 unit PJU tenaga surya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan.
Usulan tersebut telah disampaikan kepada PT Huma Indah Mekar, PT Bumi Acid Jaya, dan Bank Lampung melalui Sekretariat CSR di Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Tubaba.
Kepala Bidang Prasarana Dishub Tubaba, Lukman, mengatakan seluruh lampu tenaga surya yang diusulkan akan diprioritaskan untuk menerangi jalur Exit Tol Panaragan hingga Simpang Tunggu Batu, Tiyuh Panaragan.
“Kami mengusulkan bantuan sebanyak 100 unit lampu penerangan jalan tenaga surya. Rencananya lampu tersebut akan dipasang mulai dari Exit Tol Panaragan hingga Simpang Tunggu Batu, Tiyuh Panaragan” ujar Lukman, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses utama menuju dan keluar jalan tol yang setiap hari dilintasi masyarakat maupun kendaraan antardaerah. Karena itu, keberadaan penerangan jalan dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Dishub juga telah menyiapkan rencana lanjutan apabila usulan CSR tersebut disetujui. Pemasangan PJU tenaga surya akan diperluas ke wilayah utara Tubaba yang hingga kini masih memiliki banyak ruas jalan dengan penerangan terbatas.
“Harapan kami, jika usulan ini dapat dipenuhi, ke depan pemasangan lampu akan diperluas ke wilayah utara Tubaba. Fokus kami adalah memberikan penerangan di ruas-ruas jalan yang memang masih minim pencahayaan demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat” katanya.
Selain mengupayakan penambahan lampu baru, Dishub juga bergerak memperbaiki fasilitas yang telah ada. Hasil pendataan menunjukkan sedikitnya 124 titik lampu jalan di ruas Tugu Pasar Panaragan Jaya hingga kawasan Kantor Samsat Tubaba mengalami kerusakan atau tidak berfungsi.
Lukman memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk mengganti seluruh lampu yang rusak tersebut.
“Kami telah melakukan pengecekan langsung di lapangan. Ada 124 titik lampu jalan yang rusak atau mati. Anggaran untuk penggantian lampu tersebut sudah tersedia sehingga dalam waktu dekat akan segera dilakukan perbaikan” jelasnya.
Melalui penambahan PJU tenaga surya dan percepatan perbaikan lampu yang rusak, Dishub Tubaba berharap kualitas pelayanan di bidang transportasi terus meningkat. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari. (*)












