Lomba Prahu Hias Jadi Penggerak Promosi Wisata dan Ekonomi Masyarakat Tanggamus

Tanggamus Lampung — Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi wisata pesisir sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Lomba Prahu Hias yang dipusatkan di Pantai Muara Indah, Teluk Semaka, Kota Agung, Pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung meriah. Selain lomba dan parade perahu hias, acara juga dirangkaikan dengan peluncuran Seafood Muara Indah atau Sentra Kuliner Muara Indah, makan bersama nelayan, serta pameran kuliner, kerajinan, dan produk UMKM.

Bupati Tanggamus Drs. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd., hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Saleh Asnawi menegaskan bahwa Lomba Prahu Hias tidak boleh berhenti sebagai kegiatan hiburan atau seremoni tahunan. Menurutnya, kegiatan ini harus diarahkan menjadi bagian dari strategi promosi wisata sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

“Apabila potensi ini memungkinkan untuk dikembangkan, pemerintah daerah akan memberikan dukungan. Bentuk dukungan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Saleh.

Sebanyak 54 perahu ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Bupati menilai keberadaan perahu nelayan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sarana pendukung wisata bahari, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan sektor pariwisata, tetapi juga menjadi pelaku utama.

Pemerintah daerah, kata Saleh, akan memberikan dukungan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Pola tersebut dinilai penting agar program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil dan perdagangan di kawasan wisata.

Ia juga menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita ingin ketika wisatawan datang ke sini, masyarakat sudah siap memberikan pelayanan yang baik. Karena itu, kegiatan seperti Lomba Prahu Hias ini perlu terus dikembangkan,” tegasnya.

DPRD Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Rangga Putra Hakim menyatakan dukungan terhadap pengembangan kegiatan wisata berbasis masyarakat. Ia menilai Lomba Prahu Hias dapat menjadi media promosi daerah sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“DPRD mendukung kegiatan seperti ini. Ini merupakan bagian dari promosi daerah sekaligus bentuk kedekatan langsung dengan masyarakat,” kata Rangga.

Ia mendorong agar kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi menjadi agenda berkelanjutan setiap tahun. Pengembangan wisata berbasis masyarakat juga dinilai perlu diperluas ke berbagai kawasan pantai lain di Tanggamus yang memiliki potensi serupa.

Menurutnya, DPRD siap mendukung program pemerintah daerah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mampu memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

UMKM dan Nelayan Jadi Bagian Penting

Pengembangan Muara Indah juga diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran sentra kuliner, pameran produk UMKM, serta keterlibatan nelayan menjadi bagian dari konsep pengembangan kawasan wisata pesisir terpadu.

Dukungan terhadap pelaku UMKM turut datang dari sektor perbankan. PT Bank Lampung dan PT BPR Syariah Tanggamus menyerahkan bantuan CSR berupa booth container gerai usaha bagi pelaku UMKM di kawasan Muara Indah.

Bantuan tersebut diharapkan untuk dapat memperkuat aktivitas perdagangan sekaligus meningkatkan estetika kawasan sentra kuliner agar semakin menarik bagi wisatawan.

Dengan konsep tersebut, aktivitas wisata di Muara Indah diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM, perluasan pasar hasil tangkapan nelayan, pembukaan peluang usaha, hingga penciptaan lapangan kerja baru.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta Parade Perahu Hias. Bupati Tanggamus secara langsung melepas perahu-perahu nelayan yang telah dihias dan menyaksikan parade dari kawasan Pantai Muara Pesisir.

Muara Indah Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Pesisir.

Pemkab Tanggamus mendorong Muara Indah berkembang tidak hanya sebagai lokasi rekreasi, tetapi sebagai kawasan wisata pesisir terpadu yang mengintegrasikan panorama laut, kuliner seafood, kreativitas nelayan, dan produk UMKM.

Namun, pengembangan kawasan tersebut membutuhkan komitmen bersama. Aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, serta kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian utama agar pertumbuhan pariwisata tidak mengorbankan kualitas kawasan pesisir.

Jika dikelola secara konsisten dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, Muara Indah berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Tanggamus sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda atau yang mewakili, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, pimpinan PT Bank Lampung Cabang Kota Agung, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala OPD dan camat se-Kabupaten Tanggamus, jajaran TP-PKK dan DWP, para lurah se-Kecamatan Kota Agung, Kepala Pelabuhan Kelas III, UPTD Perikanan, pimpinan Pertamina STS Teluk Semaka, HNSI, KTNA, Pokdarwis, tokoh masyarakat, unsur organisasi kemasyarakatan, serta insan pers.(*)