Way kanan _ Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Wulan Sari Mirza melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Perencanaan dan Pembinaan Desa Kesejahteraan untuk Lampung Maju Indonesia Emas (Desa Tapis) Kabupaten Way Kanan 2026.
Dalam hal itu, Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, dicanangkan sebagai Desa Binaan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung melalui program Desa Tapis.
Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara TP-PKK Provinsi Lampung dan TP-PKK Kabupaten Way Kanan dalam menggerakkan pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang ditujukan untuk menggali potensi yang ada di kampung tersebut.
Kemudian dalam pencanangan Desa Tapis tersebut, turut dihadiri oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, Sekretaris Daerah Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Way Kanan serta seluruh Kepala Kampung di Kecamatan Pakuan Ratu.
Pada kesempatan yang sama, Purnama Wulan Sari Mirza dalam pembinaannya menekankan bahwa gerakan PKK tidak harus dimulai dari program yang besar.
Menurutnya, keluarga dan masyarakat di tingkat kampung memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan secara bertahap melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami berharap, agar kampung tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi mampu mengenali dan mengembangkan kekuatan yang dimiliki masyarakatnya, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan,” kata Purnama Wulan Sari Mirza, dalam keterangannya. Rabu, (09/09/2026)
Kemudian, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menyambut baik dengan memberikan apresiasinya atas kunjungan kerja dan pembinaan yang dilakukan oleh ibu Ketua PKK beserta rombongan.
“Melalui kunjungan ini, semoga dapat semakin memperkuat peran TP PKK Desa dan Kecamatan sebagai ujung tombak gerakan keluarga sejahtera. Sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat sangat penting untuk mendukung visi Bersama Lampung Maju Indonesia Emas,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk terus mengambil peran dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, berdaya saing, saing, dan berkarakter.
Menurutnya, pembangunan keluarga merupakan bagian penting dari pembangunan daerah dan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, turut diberikan berbagai bantuan dan dukungan kepada masyarakat, di antaranya paket sembako, alat bantu penyandang disabilitas, mesin jahit, bibit tanaman, perlengkapan kegiatan PKK, bantuan pangan, buku bacaan, dukungan Posyandu, fasilitas sanitasi, serta bantuan lainnya dari perangkat daerah dan lembaga terkait.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, berbagai potensi yang telah tumbuh di Kampung Bhakti Negara diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih produktif dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan masyarakat. (Moes/Wp)












