Tanggamus Lampung– Aksi percobaan pencurian di Pekon Sukanegara, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, Lampung, berujung ketegangan. Seorang pria yang diduga hendak mencuri barang-barang milik warga terlibat perlawanan dengan pemilik rumah sebelum akhirnya melarikan diri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam (27/10/2026), sekitar tengah malam. Korban bernama Rohmani diduga memergoki seorang pria yang masuk ke dalam rumahnya melalui bagian atap atau genteng.
Berdasarkan dari hasil keterangan keluarga korban, terduga pelaku sebelumnya diduga telah mengeluarkan sejumlah barang dari dalam rumah, di antaranya ambal dan blender. Barang-barang tersebut kemudian diletakkan di bagian belakang rumah, tepatnya di dekat pagar.
Namun, saat diduga kembali masuk untuk mengambil barang lainnya, termasuk sepeda motor dan televisi, aksinya diketahui Rohmani. Situasi pun berubah tegang hingga terjadi perlawanan antara korban dan terduga pelaku.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat Rohmani bersama anggota keluarga dan sejumlah warga berhadapan dengan seorang pria di bagian pintu masuk rumah. Beberapa orang tampak memegang senjata tajam jenis parang.
ER, adik korban, saat dikonfirmasi pada Jumat (30/10/2026), membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa video yang beredar direkam oleh keponakannya. Menurutnya, sebelum aksi tersebut diketahui, sejumlah barang milik Rohmani sudah dikeluarkan dari rumah.
“Barang yang hendak dicuri itu ambal, blender dan barang lainnya. Barang-barang tersebut sudah berada di luar rumah, di bagian belakang dekat pagar,” ungkap ER.
Ia menduga aksi tersebut tidak dilakukan seorang diri. Dugaan itu muncul karena barang-barang yang menjadi sasaran pencurian cukup berat dan terduga pelaku diduga kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang lainnya.
“Kalau yang masuk terlihat satu orang, tetapi tidak mungkin pelakunya hanya satu karena barang yang hendak diambil cukup berat. Setelah barang dikeluarkan, pelaku kembali masuk, kemungkinan mau mengambil motor dan televisi, tetapi kepergok kakak saya,” jelasnya.
ER juga mengungkapkan bahwa insiden tersebut bukan hanya menyangkut dugaan percobaan pencurian, tetapi juga keselamatan jiwa korban.
Menurut keterangannya, terduga pelaku sempat melakukan perlawanan dengan mencekik dan menendang Rohmani. Korban kemudian berteriak meminta pertolongan hingga warga berupaya menjebol pintu rumah untuk menyelamatkannya.
“Pelaku melakukan perlawanan dengan mencekik dan menendang abang saya secara brutal. Abang saya kemudian melakukan perlawanan dan berteriak meminta pertolongan. Warga sampai menjebol pintu untuk menyelamatkan abang saya, tetapi pelaku berhasil kabur,” tuturnya.
Keluarga korban mengaku khawatir atas kejadian tersebut. Pasalnya, rumah itu biasanya ditempati oleh anak perempuan Rohmani. Mereka menilai peristiwa tersebut berpotensi menimbulkan ancaman yang lebih serius apabila saat kejadian rumah hanya ditempati anggota keluarga lainnya.
“Rumah itu biasanya ditempati anak perempuan. Alhamdulillah saat kejadian abang saya ada di sana. Coba kalau yang menginap keponakan saya, bagaimana jadinya. Bukan hanya barang yang hilang, tetapi juga keselamatan orang yang berada di dalam rumah bisa terancam,” ungkap ER.
Lebih lanjut, ER menyebut seorang pria bernama Hendri alias Iyun, yang disebut berasal dari Pekon Sukanegara, sebagai orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Keluarga korban juga mengaku telah mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian itu, termasuk pakaian dan topi yang diduga milik terduga pelaku.
Sementara itu, Kapolsek Pugung, Ipda Dr. Agustri Kurniawan, membenarkan adanya laporan terkait dugaan percobaan pencurian tersebut. Ia mengatakan korban telah mendatangi Polsek pada Rabu pagi (28/10/2026), untuk melaporkan kejadian yang berlangsung malam sebelumnya.
“Sudah ke Polsek korban, percobaan pencurian tadi pagi. Kejadian tadi malam di Sukanegara. Pencurian ketahuan masuk rumah orang, pelaku berhasil kabur,” kata Agustri.
Agustri menjelaskan, pihak kepolisian telah melakukan upaya pencarian dengan mendatangi rumah pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Namun, saat petugas tiba, yang bersangkutan sudah tidak berada di lokasi dan diduga telah melarikan diri.
Hingga berita ini diterbitkan, terduga pelaku masih dalam pencarian. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut guna mengungkap kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(*)












