LAMPUNG UTARA-Hari pertama pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), pimpinan Kecamatan Sungkai Selatan melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan (Prokes) kepada para guru dan pelajar di sekolah-sekolah kecamatan setempat, Senin (08/03/2021).
Berkaitan dengan dimulainya KMB tatap muka secara serentak di sekolah-sekolah tersebut, Camat Sungkai Selatan, Ria Yuliza didampingi Danramil 412-02 diwakili Babinsa Koramil 412-02 Serda Sirwan dan Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Arjon Sapri, unsur dinas Dikbud serta Kepala Puskesmas Sungkai Selatan, Maria melaksanakan sosialisasi sekaligus mengimbau kepada para dewan guru dan pelajar untuk tetap patuhi Prokes dalam setiap melakukan kegiatan, baik itu kegiatan dalam lingkungan sekolah, maupun kegiatan diluar lingkungan sekolah.
Camat Ria Yuliza, dalam kegiatan tersebut sampaikan harapan agar para dewan guru dan kaum pelajar diwilayah Sungkai Selatan dapat selalu menerapkan pola hidup sehat ditengah musibah dan ancaman wabah pandemi covid-19 seperti yang sedang dialami pada saat ini.
“Mari kita tetap selalu patuhi potokol kesehatan dan selalu menerapkan pola hidup sehat, diantaranya dengan cara membudayakan kebiasaan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan media air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas pada kegiatan yang dianggap tidak penting,” imbaunya saat sosialisasikan tentang prokes kepada para dewan guru dan kaum pelajar sekolah dasar saat didalam ruang kelas salah satu Sekolah Dasar yang ada di kecamatan Sungkai Selatan.
Diketahui, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KMB) tatap muka langsung, secara serentak, di seluruh tingkatan sekolah yang ada di kabupaten Lampung Utara telah di mulai, Senin (8/3/2021).
Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara, Mat Soleh menyebutkan bila kabupaten Lampung Utara merupakan daerah yang kali pertama dalam mengawali KMB secara tatap muka langsung, di 15 kabupaten dan kota se-Propinsi Lampung.
Pantauan Media Rakata, kabar gembira berkenaan di mulainya kembali aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka secara langsung ini, menuai apresiasi positif dari wali murid.
“Dengan anak-anak kami kembali aktivitas belajar dilingkungan sekolah secara tatap muka langsung di ruang kelas, tentunya asupan ilmu pengetahuan yang diterima dari sekolah dapat semakin matang untuk di serap oleh anak-anak, mengingat selama ini mereka terkadang dihadapi kendala gagal fokus faktor situasi saat sedang menunaikan pelajaran secara daring di rumah,” ungkap salah seorang wali murid yang namanya tidak ingin disebutkan. (ica/dra)












