DAERAHTUBA

Bapenda Tuba Gandeng Bank Mandiri Bayar Pajak Non-Tunai

TULANG BAWANG-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulang Bawang bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggagas pola pembayaran pajak non tunai bagi wajib pajak.

Selain untuk kenyamanan, terobosan pembayaran pajak secara non tunai yang tengah digodok ini, juga untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dari uang tunai.

Kepala Bapenda Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), I Nyoman Sutamawan mengatakan, pihaknya bersama Bank Mandiri kini tengah mematangkan format pembayaran pajak non tunai tersebut.

“Kami sudah beberapa kali rapat koordinasi secara daring dengan pihak bank mandiri, untuk memantapkan rencana ini. Menyangkut teknis dan pola pajak non tunai ini,” kata Nyoman, Kamis (08/04/2021).

Dikatakannya, dari beberapa kali rapat secara daring dengan bank mandiri, digagas pembuatan kanal untuk membayar pajak non tunai.

“Kita lagi bahas rencana proses penyiapan kanal pembayaran pajak non tunai. Bagaimana pola dan teknisnya nanti. Jadi nanti wajib pajak nggak perlu repot, tinggal klik aja melalui kanal jika ingin bayar pajak,” jelasnya.

Nyoman menyatakan, proses ini akan terus di kebut untuk memudahkan masyarakat Tulangbawang dalam membayar pajak.

“Koordinasi ini akan terus berlanjut, dan pembahasan teknis terkait integrasi akan di akomodir oleh Bapenda, manajemen bank mandir bersama tim IT vendor masing masing,” tukasnya.

Sementara, transaction banking wholesale manager Bank Mandiri, Linda Desyianty, menyatakan, upaya kerjasama ini merupakan langkah bersama untuk mendukung penyediaan kanal pembayaran secara non tunai.

Dalam realisasinya nanti, Linda mengatakan, wajib pajak bisa membayar segala macam jenis pajak daerah melalui layanan ATM, e-banking, atau melalui tempat pembayaran yang menjadi mitra bank mandiri.

“Rencana akan disebar di 30 kanal yang bekerjasama dengan BUMKam yang ada di Tuba. Jika itu segera terealisasi, Linda menyebut, pembayaran pajak non tunai yang digagas Bank Mandiri dengan Bapenda Tuba merupakan yang pertama di Lampung.

“Semoga tahapan ini menjadi pioneer dan pertama di Provinsi Lampung,” ungkapnya. (Dede)

Comment here