Menuju Zona Hijau Covid-19, Bupati Pesawaran Kunjungi Desa Sukadadi

PESAWARAN-Berkat Kegigihan dan ketekunan pemerintah Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, berhasil menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 dari zona merah menuju zona hijau.

Hal itu membuat Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona bersama Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, serta Dandim 0421/LS) Letkol Inf.Enrico Setyo Nugroho, menyampaikan secara langsung dan memberikan Apresiasi dan kebanggaannya atas kinerja Satgas Covid-19 Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan.

Bahkan, kata Dendi, rencananya Gubernur Lampung ingin bertemu Langsung dengan Satgas Covid-19 Desa Sukadadi.

“Tadinya Gubernur Lampung mau hadir di sini, untuk melihat langsung Desa Sukadadi. Penerapannya seperti apa. Karena informasi ini, sudah sampai ke Provinsi Lampung,” ujar Dendi kepada Satgas Covid-19 di aula Kantor Desa Sukadadi, Jumat ( 16/7/2021).

Menurutnya, kinerja yang dilakukan Satgas Covid-19 Desa Sukadadi dalam menekan penyebaran Covid-19 membuatnya ingin mengetahui serta belajar cara menanggulangi penyebaran virus corona.

“Dari 14 orang yang terpapar, tinggal satu warga. Tapi, data kabupaten dua KTP di Desa Sukadadi, dan domisilinya di desa tetangga,” ujarnya.

Dendi mengatakan, kedatanganya bersama Kapolres dan Dandim ingin mengetahui, dan belajar cara menekan angka penyeberan Covid-19.

Kemudian, lanjutnya, selain bisa menjadi contoh desa-desa lain bagaimana sistem kinerja yang dilakukan untuk menekan Covid-19, juga akan memberikan bonus Satgas Covid-19 Desa Sukadadi.

“Nanti dikasih bonus lagi, itu bonusnya jalan depan itu. Nanti kalau Zona hijau, akan diberikan bonus lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sukadadi, Rudi Maryoto segala sesuatu yang dicapai berkat kerja keras Satgas Desa dan dukungan dari tokoh masyarakat.

“Langkah-langkah kita yaitu, semakin mendekatkan ke masyarakat.Terus memberikan imbauan bahwa Covid-19 berbahaya dan dampaknya bukan kita saja, orang lain dan keluarga. Jadi kita memberikan sosialisi ke masyarakat seperti itu,” jelas Maryoto.

Bahkan, lanjutnya, sebelum keluar dari Zona Merah jumlah warga yang terpapar sebanyak 14 orang, bahkan Bupati Pesawaran mengatakan Desa Sukadadi adalah Zona Neraka Covid-19.(Ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *